Coretmerah.com, Surade – Semaraknya pelestarian budaya dan kesenian lokal kembali menghiasi Kabupaten Sukabumi. Bupati Sukabumi H. Asep Japar secara resmi membuka Jampang Ngabhuana 3 di Lapang Lodaya Setra, Kelurahan Surade, Kecamatan Surade, Sabtu (10/10/2026). Mengusung tema “Muka Lawang Jampang”, kegiatan berlangsung selama dua hari hingga Minggu (11/10/2026).
Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (PJTM) menghadirkan beragam rangkaian kegiatan budaya dan kesenian, meliputi: Drama Kolosal Tari dan Musik, Kirab Jampana dan Kostum Budaya, Rajah Bubuka, Lengser, Sarasehan Budaya, Calung Srikandi, Debus Taliwangsa dan Ulin Awi Jampang, Silat Simpay Pajampangan, Ombak, Gasentra Pajampangan, Paras Bhuwana Bogor, Kesenian Laes, Senam Sehat, Lomba Mewarnai Budaya Anak, Volly Ball Putri, Jaka Dara Pajampangan, Pasanggiri Pop Sunda Pajampangan, serta Wayang Golek Munggul Pawenang Putra yang didalangi oleh Wawan Dede Amung Sutarya.
Kegiatan ini bukan sekadar pesta budaya, melainkan langkah nyata menjaga warisan leluhur sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif bagi masyarakat Pajampangan. Beragam karya seni, produk UMKM, dan kreativitas warga ditampilkan, menjadikan acara ini pusat pertemuan lintas generasi dan pemangku kepentingan di wilayah selatan Sukabumi.
Bupati Asep Japar memberikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya kegiatan ini.
“Jampang Ngabhuana adalah bukti bahwa budaya bukan sesuatu yang masa lalu, melainkan identitas yang hidup dan mempersatukan kita. Semangat inilah yang akan membawa Kabupaten Sukabumi menuju daerah yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Paguyuban Jampang Tandang Makalangan H. Hendra Permana menjelaskan bahwa jangkauan paguyuban kini mencakup 54 kecamatan — 47 di Kabupaten Sukabumi dan 7 di Kota Sukabumi — untuk menyatukan aspirasi seluruh masyarakat Jampang.
“Kami hadir untuk menyatukan kekuatan, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu. Bersama-sama kita cari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat,” tegas Hendra.
Ia juga berharap perhatian pemerintah terus diperkuat, terutama terkait pemerataan infrastruktur jalan di wilayah terpencil dan penanganan masalah sosial, termasuk penyalahgunaan narkoba di kalangan pemuda.
“Kegiatan ini berkat dukungan pemerintah, swasta, tokoh masyarakat, dan seluruh anggota. Semoga Jampang Ngabhuana terus tumbuh menjadi agenda tahunan yang membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan warga,” harapnya.
Hadir dalam pembukaan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, unsur Forkopimda, jajaran TNI–Polri, para camat wilayah Pajampangan, kepala desa, tokoh agama, serta ribuan warga yang antusias menyaksikan gelaran budaya tersebut.
(Ah)






