Coretmerah.com, Warungkiara – Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan truk pengangkut kayu terjadi di Jalan Raya Warungkiara, tepatnya di Kampung Baeud, RT/RW 03/03, Desa dan Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 01.30 WIB dini hari. Truk mengalami kerusakan pada as roda belakang, sehingga meluncur tak terkendali ke belakang dan menabrak bangunan rumah warga serta bengkel motor di pinggir jalan.
Kendaraan yang terlibat adalah Truk Mitsubishi warna kuning tahun 2014 dengan nomor polisi F-8501-UI, bermuatan batang kayu/golondongan, dikemudikan oleh Sigit Budianto (37 tahun), warga Kampung Ciawi Tali, RT 16/04, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi.
Kapolsek Warungkiara AKP R. Panji Setiaji, S.H., M.H., menjelaskan kronologi peristiwa tersebut:
“Peristiwa bermula saat truk melaju dari arah Palabuhanratu menuju Warungkiara. Saat melewati tikungan ke kiri sekaligus tanjakan di kawasan Baeud, terjadi patah atau putus pada as roda belakang kendaraan,” ungkapnya.
Kondisi jalan yang miring dan menanjak membuat truk tidak dapat dikendalikan, meluncur mundur ke arah kanan jalan, lalu menabrak bangunan rumah semi permanen milik Aliyudin serta bengkel motor milik Yudi.
“Saat kejadian, jalan beraspal miring dan menanjak, cuaca cerah, permukaan jalan kering, arus lalu lintas lancar, terdapat marka jalan, sisi kanan bertebing dan sisi kiri berderet bangunan serta warung. Pasca kejadian, arus lalu lintas kedua arah tetap berjalan lancar,” terang Kapolsek.
Aliyudin (44 tahun), pemilik rumah sekaligus kepala keluarga, tertimpa muatan kayu dan mengalami luka memar. Ia sempat dibawa ke RS Sekarwangi untuk mendapat penanganan medis, dan setelah diperiksa diizinkan pulang.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sementara itu, pemilik bengkel motor Herdi Nurdiansyah (47 tahun), warga Kampung Babakan Baru, RT 004/002, hanya mengalami kerugian materiil karena bangunan tidak berpenghuni saat kecelakaan terjadi.
Petugas kepolisian, mengamankan kendaraan, mengolah tempat kejadian perkara, serta memeriksa saksi-saksi dan pihak terkait. Penanganan perkara hingga saat ini masih terus berlangsung.
(Ah)






