Ciemas Geger! Anak di Bawah Umur Hamil, Tetangga Diduga Lakukan Kekerasan Seksual

- Admin

Senin, 21 September 2026 - 04:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Coretmerah.com, Ciemas – Sebuah kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur berinisial (S) di wilayah Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, terungkap secara mengejutkan setelah keluarga mendapati korban sedang mengandung.

Fakta tersebut baru diketahui pada Senin (21/9/2026), dan pelaku diduga adalah tetangga sendiri. Sebuah peristiwa yang memicu kemarahan sekaligus keprihatinan mendalam.

Kabar ini mengguncang warga setempat, mengingat korban yang masih berusia di bawah umur tersebut selama ini tinggal bersama neneknya, karena ayah dan ibunya telah berpisah sejak lama. Keterbatasan pengawasan diduga menjadi celah yang dimanfaatkan pelaku untuk berbuat jahat.

Saat awak media mendatangi kediaman korban, keluarga besar terlihat berkumpul dan sedang berupaya mencari langkah terbaik untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Baca Juga :  Dentuman Tambur Tandai Awal Rangkaian Hari Jadi ke-156 Sukabumi, Plara Fest Resmi Dibuka di Pantai Bupalo

Nenek korban yang akrab disapa Amah menceritakan awal mula terungkapnya kasus ini. Semua bermula saat ia menyadari cucunya sudah lama tidak haid.

“Cucuku bilang ke Ema sudah tidak haid-haid, lalu langsung dibawa ke dukun beranak. Beliau mengatakan cucuku sedang mengandung. Setelah itu saya bawa ke bidan, dan hasilnya sama, cucuku positif hamil,” ungkap Amah dengan nada bergetar.

Dengan penuh kehati-hatian, nenek korban kemudian menanyakan siapa yang bertanggung jawab atas kondisinya. Akhirnya korban menyebut nama tetangga mereka sendiri, berinisial “A”, sebagai pelaku.

Baca Juga :  Krisdayanti Hadiri Gebyar HUT RI ke-81 di Cibadak Sukabumi, Ribuan Warga Berebut Foto dan Bersalaman

Keluarga pun mencoba menyelesaikannya secara kekeluargaan dengan memanggil pelaku untuk berbicara empat mata. Namun hasilnya sangat mengecewakan.

“Kami coba bicara baik-baik, tapi dia tidak mengaku. Bahkan dia menantang, katanya silakan saja diusut jika memang dia pelakunya,” ungkap salah satu keluarga korban kepada awak media, Senin pagi sekitar pukul 07.38 WIB.

Nenek korban juga menceritakan adanya petunjuk kuat sebelumnya. Sekitar dua bulan lalu, saat dirinya sedang sakit, pelaku berinisial A terlihat datang ke rumah. Namun saat korban mengatakan nenek ada di dalam rumah, pelaku langsung bergegas keluar.

Baca Juga :  Gempa M 5,9 Kepulauan Seribu Tidak Berpotensi Tsunami, Guncangan Terasa Hingga Sukabumi

Awak media pun sempat meminta keterangan langsung kepada korban. Dengan wajah ketakutan, anak yang masih di bawah umur itu menceritakan apa yang dialaminya.

“Dilakukan oleh A. Sering di rumah Ema, di kamar. Dipaksa, diancam, dan diiming-imingi uang lima hingga sepuluh ribu rupiah,” ujar korban lirih.

Keluarga korban berharap aparat penegak hukum segera turun tangan, mengungkap kasus ini secara transparan, dan memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku. Perbuatan bejat terhadap anak di bawah umur ini tidak boleh dibiarkan begitu saja demi keadilan serta perlindungan bagi korban.

(Ah)

Berita Terkait

Hari Kedua Pencarian Dua Wisatawan Hilang di Pantai Cibuaya, Disisir dari Darat, Laut, dan Udara
Kemnaker Buka TMT ABT Batch 2: Tingkatkan Keterampilan, Luaskan Lapangan Kerja
Kemarau Belum Usai, Polres Sukabumi Salurkan Air Bersih Hingga Malam ke Desa Mekarsari Ciracap
Dukung Program KB, Bupati Sukabumi Tinjau Langsung Pelayanan MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi
Dari Hasil Laut Hingga Tumpeng, Inilah Makna 5 Simbol Kirab Jampana DPC Ciemas
Terseret Ombak Besar di Pantai Cibuaya, 3 Wisatawan Selamat, 2 Masih Belum Ditemukan
IKPMA Cup 2026 Resmi Dibuka, Wabup Sukabumi: Jangan Lupa Jasa Para Guru
Dugaan Gantung Diri di Tegalbuleud, Warga Nangela Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Hari Kedua Pencarian Dua Wisatawan Hilang di Pantai Cibuaya, Disisir dari Darat, Laut, dan Udara

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:40 WIB

Kemnaker Buka TMT ABT Batch 2: Tingkatkan Keterampilan, Luaskan Lapangan Kerja

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:06 WIB

Kemarau Belum Usai, Polres Sukabumi Salurkan Air Bersih Hingga Malam ke Desa Mekarsari Ciracap

Minggu, 11 Oktober 2026 - 05:06 WIB

Dukung Program KB, Bupati Sukabumi Tinjau Langsung Pelayanan MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Terseret Ombak Besar di Pantai Cibuaya, 3 Wisatawan Selamat, 2 Masih Belum Ditemukan

Berita Terbaru