Sekda Tutup Panahan Berkuda di Nyalindung: Fina Farm Ground Diharapkan Jadi Event Berkala HJKS

- Admin

Minggu, 27 September 2026 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Coretmerah.com, Nyalindung – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman secara resmi menutup Fina Farm Ground & Horseback Archery Challenge 2026 yang berlangsung di Kecamatan Nyalindung, Minggu (27/9/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156.

Dalam sambutannya, Sekda menilai olahraga panahan berkuda memiliki makna yang mendalam karena menggabungkan kecepatan, ketepatan, dan keseimbangan — nilai yang sangat relevan juga dalam kehidupan sehari-hari.

“Ini sangat bagus untuk dijadikan makna hidup,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Asep Japar: Hari Nelayan Minajaya Harus Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi Pesisir

Sekda pun mendorong agar acara ini tidak hanya berlangsung sesekali, melainkan menjadi agenda rutin yang diselenggarakan secara berkala.

“Event ini harus bisa dilaksanakan secara berkala. Tidak hanya di momen HJKS saja, undang para atlet untuk hadir ke sini,” tegasnya.

Harapan tersebut diamini oleh pemilik Fina Farm Breeding & Rearing, Priatmana Muhendi.

Ia menegaskan tempatnya terbuka bagi siapa saja yang ingin menyelenggarakan kegiatan serupa, dan pihaknya berkomitmen menjadikan panahan berkuda sebagai agenda tahunan, khususnya setiap bulan September bertepatan dengan peringatan HJKS.

Baca Juga :  Hari Kedua Pencarian Dua Wisatawan Hilang di Pantai Cibuaya, Disisir dari Darat, Laut, dan Udara

“Ketika ada yang akan melaksanakan event panahan berkuda, kami terbuka. Namun yang pasti setiap tahun kami usahakan panahan berkuda selalu terselenggara, terkhusus setiap September di momen HJKS,” ungkapnya.

Antusiasme peserta pada gelaran perdana ini pun melampaui ekspektasi. Atlet tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, melainkan juga dari Malaysia dan Australia.

“Event panahan berkuda ini luar biasa. Kami pun kaget melihat antusias para atlet,” bebernya.

Baca Juga :  Wabup Sukabumi Hadiri Peresmian Ribuan Jembatan dan Sarana Air Bersih Bersama Presiden Prabowo

Priatmana juga memuji ketepatan pilihan Bupati Sukabumi H. Asep Japar yang memasukkan kegiatan ini ke dalam rangkaian HJKS. Dari lima usulan kegiatan, Bupati memilih panahan berkuda — dan terbukti acara perdana ini sukses menarik perhatian luas.

“Dari lima event yang kami tawarkan, Pak Bupati memilih panahan berkuda. Dan terbukti kegiatan ini pertama kali dilaksanakan, tapi pesertanya luar biasa,” pungkasnya.

(Ah)

Berita Terkait

Hari Kedua Pencarian Dua Wisatawan Hilang di Pantai Cibuaya, Disisir dari Darat, Laut, dan Udara
Kemnaker Buka TMT ABT Batch 2: Tingkatkan Keterampilan, Luaskan Lapangan Kerja
Kemarau Belum Usai, Polres Sukabumi Salurkan Air Bersih Hingga Malam ke Desa Mekarsari Ciracap
Dukung Program KB, Bupati Sukabumi Tinjau Langsung Pelayanan MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi
Dari Hasil Laut Hingga Tumpeng, Inilah Makna 5 Simbol Kirab Jampana DPC Ciemas
Terseret Ombak Besar di Pantai Cibuaya, 3 Wisatawan Selamat, 2 Masih Belum Ditemukan
IKPMA Cup 2026 Resmi Dibuka, Wabup Sukabumi: Jangan Lupa Jasa Para Guru
Dugaan Gantung Diri di Tegalbuleud, Warga Nangela Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Hari Kedua Pencarian Dua Wisatawan Hilang di Pantai Cibuaya, Disisir dari Darat, Laut, dan Udara

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:40 WIB

Kemnaker Buka TMT ABT Batch 2: Tingkatkan Keterampilan, Luaskan Lapangan Kerja

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:06 WIB

Kemarau Belum Usai, Polres Sukabumi Salurkan Air Bersih Hingga Malam ke Desa Mekarsari Ciracap

Minggu, 11 Oktober 2026 - 05:06 WIB

Dukung Program KB, Bupati Sukabumi Tinjau Langsung Pelayanan MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Terseret Ombak Besar di Pantai Cibuaya, 3 Wisatawan Selamat, 2 Masih Belum Ditemukan

Berita Terbaru