Coretmerah.com, Nyalindung – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman secara resmi menutup Fina Farm Ground & Horseback Archery Challenge 2026 yang berlangsung di Kecamatan Nyalindung, Minggu (27/9/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156.
Dalam sambutannya, Sekda menilai olahraga panahan berkuda memiliki makna yang mendalam karena menggabungkan kecepatan, ketepatan, dan keseimbangan — nilai yang sangat relevan juga dalam kehidupan sehari-hari.
“Ini sangat bagus untuk dijadikan makna hidup,” ujarnya.
Sekda pun mendorong agar acara ini tidak hanya berlangsung sesekali, melainkan menjadi agenda rutin yang diselenggarakan secara berkala.
“Event ini harus bisa dilaksanakan secara berkala. Tidak hanya di momen HJKS saja, undang para atlet untuk hadir ke sini,” tegasnya.
Harapan tersebut diamini oleh pemilik Fina Farm Breeding & Rearing, Priatmana Muhendi.
Ia menegaskan tempatnya terbuka bagi siapa saja yang ingin menyelenggarakan kegiatan serupa, dan pihaknya berkomitmen menjadikan panahan berkuda sebagai agenda tahunan, khususnya setiap bulan September bertepatan dengan peringatan HJKS.
“Ketika ada yang akan melaksanakan event panahan berkuda, kami terbuka. Namun yang pasti setiap tahun kami usahakan panahan berkuda selalu terselenggara, terkhusus setiap September di momen HJKS,” ungkapnya.
Antusiasme peserta pada gelaran perdana ini pun melampaui ekspektasi. Atlet tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, melainkan juga dari Malaysia dan Australia.
“Event panahan berkuda ini luar biasa. Kami pun kaget melihat antusias para atlet,” bebernya.
Priatmana juga memuji ketepatan pilihan Bupati Sukabumi H. Asep Japar yang memasukkan kegiatan ini ke dalam rangkaian HJKS. Dari lima usulan kegiatan, Bupati memilih panahan berkuda — dan terbukti acara perdana ini sukses menarik perhatian luas.
“Dari lima event yang kami tawarkan, Pak Bupati memilih panahan berkuda. Dan terbukti kegiatan ini pertama kali dilaksanakan, tapi pesertanya luar biasa,” pungkasnya.
(Ah)






