Wabup Andreas Dampingi Wamen BKKBN Tinjau Penanganan Stunting di Desa Gede Pangrango Kadudampit

- Admin

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Coretmerah.com, Kadudampit – Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas mendampingi Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / Wakil Kepala BKKBN RI Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka meninjau langsung hasil penanganan stunting di Desa Gede Pangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jumat (9/10/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung hasil kolaborasi berbagai pihak dalam upaya penurunan angka stunting di daerah.

Wabup Andreas menyambut baik kehadiran Wamen BKKBN yang dinilai sebagai bukti perhatian nyata pemerintah pusat terhadap percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga :  Wabup Sukabumi Tegaskan Komitmen dan Sinergitas Kunci Penurunan Stunting, Ikuti Rakor Regional Secara Virtual

“Kehadiran Ibu Wamen menjadi momentum memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Penanganan stunting memang kompleks, tetapi rumusan masalahnya sama — kuncinya adalah konsistensi dan kolaborasi semua unsur,” ujarnya.

Wabup menegaskan, pencegahan stunting harus ditangani secara menyeluruh dari hulu hingga ke hilir. Ia juga menyambut positif program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden RI H. Prabowo Subianto sebagai salah satu penopang perbaikan gizi anak-anak Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga :  Pemkab Sukabumi Terima Hibah Aset KPK Senilai Rp1,94 Miliar, Bupati: Amanah Harus Dikelola Baik dan Bermanfaat

“MBG ini menjadi salah satu penopang perbaikan gizi. Mari kita dukung program Presiden agar penurunan stunting dapat terwujud bagi kemajuan bangsa,” ajaknya.

Sementara itu, Wamen BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka membenarkan bahwa kolaborasi adalah kunci utama keberhasilan penanganan stunting. Desa Gede Pangrango dinilai telah menunjukkan hasil nyata kerja sama lintas pihak yang bisa dijadikan teladan.

Baca Juga :  Tertimbun Longsor Tambang Ilegal di Lengkong, Satu Orang Meninggal Dunia

“Dengan kolaborasi, hasilnya bisa jauh lebih baik. Tanpa kolaborasi, penurunan stunting akan sangat sulit dicapai,” tegasnya.

Ia menambahkan, penanganan stunting memerlukan intervensi menyeluruh — mulai dari aspek gizi, sanitasi, pola asuh, hingga perilaku hidup bersih dan sehat. “Saya sangat mengapresiasi semua pihak yang terlibat. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut dan semakin diperkuat,” pungkasnya.

(Ah)

Berita Terkait

Hari Kedua Pencarian Dua Wisatawan Hilang di Pantai Cibuaya, Disisir dari Darat, Laut, dan Udara
Kemnaker Buka TMT ABT Batch 2: Tingkatkan Keterampilan, Luaskan Lapangan Kerja
Kemarau Belum Usai, Polres Sukabumi Salurkan Air Bersih Hingga Malam ke Desa Mekarsari Ciracap
Dukung Program KB, Bupati Sukabumi Tinjau Langsung Pelayanan MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi
Dari Hasil Laut Hingga Tumpeng, Inilah Makna 5 Simbol Kirab Jampana DPC Ciemas
Terseret Ombak Besar di Pantai Cibuaya, 3 Wisatawan Selamat, 2 Masih Belum Ditemukan
IKPMA Cup 2026 Resmi Dibuka, Wabup Sukabumi: Jangan Lupa Jasa Para Guru
Dugaan Gantung Diri di Tegalbuleud, Warga Nangela Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Hari Kedua Pencarian Dua Wisatawan Hilang di Pantai Cibuaya, Disisir dari Darat, Laut, dan Udara

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:40 WIB

Kemnaker Buka TMT ABT Batch 2: Tingkatkan Keterampilan, Luaskan Lapangan Kerja

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:06 WIB

Kemarau Belum Usai, Polres Sukabumi Salurkan Air Bersih Hingga Malam ke Desa Mekarsari Ciracap

Minggu, 11 Oktober 2026 - 05:06 WIB

Dukung Program KB, Bupati Sukabumi Tinjau Langsung Pelayanan MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Terseret Ombak Besar di Pantai Cibuaya, 3 Wisatawan Selamat, 2 Masih Belum Ditemukan

Berita Terbaru