Tragedi Pantai Kapitol, Ombak Ganas Renggut Nyawa Dua Pelajar Asal Sukabumi

- Admin

Senin, 20 Juli 2026 - 05:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Coretmerah.com – Liburan yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi duka mendalam. Dua pelajar perempuan meninggal dunia setelah terseret ombak ganas di Pantai Kapitol, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (18/7/2026).

Kedua korban bernama Wafa (13), siswi kelas VIII SMP Al Hidayah Kadudampit, dan Kania Meisya Cahyani (15), siswi kelas X SMKN 1 Gunungguruh asal Cisaat, Kota Sukabumi.

Kejadian bermula saat rombongan Drum Band Granada Kadudampit yang berjumlah sekitar 60 orang tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB. Sebagian anggota rombongan berpindah dari Pantai Kobeng menuju Pantai Kapitol. Saat ketiga pelajar sedang bermain di tepi pantai, tiba-tiba datang ombak besar yang menyeret Wafa dan Kania menjauh hingga ke kawasan karang. Seorang teman mereka sempat berusaha menolong namun ikut terseret, sebelum akhirnya berhasil terdorong kembali ke darat.

Baca Juga :  Rapat Dinas: Bupati Asep Japar Genjot PAD & Fokus HJKS pada Pelayanan Masyarakat

Warga yang menyaksikan kejadian segera melakukan pencarian dan melapor ke pihak berwajib. Petugas Polsek Cisolok, Polairud, Balawista, dan warga bahu-membahu mengevakuasi kedua korban yang kemudian dibawa ke RSUD Palabuhanratu. Namun, upaya medis tidak berhasil menyelamatkan nyawa keduanya.

Baca Juga :  Wabup Andreas: Olahraga Bela Diri ASBKI Bentuk Generasi Disiplin dan Berkarakter Kuat

Kasat Polairud Polres Sukabumi AKP Dadi menjelaskan bahwa tim bergerak cepat begitu menerima laporan. “Kedua korban berhasil ditemukan dan segera dibawa ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia,” ungkapnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak lengah, mengingat karakter ombak di pesisir selatan bisa berubah secara tiba-tiba.

Baca Juga :  Kades Ciwaru Kukuhkan 28 Paskibraka 2026, Isi Kemerdekaan dengan Hal Positif

“Selalu patuhi arahan petugas, perhatikan rambu peringatan, dan jangan berenang di area berbahaya. Orang tua wajib mengawasi anak-anak secara langsung,” tegas AKP Dadi.

Ia juga meminta pengelola wisata dan petugas penjaga pantai untuk memperketat pengawasan serta terus memberikan peringatan guna mencegah musibah serupa terulang. Keselamatan harus menjadi prioritas utama saat beraktivitas di pantai.

(Ah)

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Landa Cicurug, Wabup Andreas Pantau Langsung Kerusakan dan Imbau Kesiapsiagaan
Pelantikan 27 Ketua TP PKK Kecamatan Sukabumi, Bupati: Perkuat Koordinasi dan Peka Masalah Masyarakat
Bupati Cup 2026 Session III: 71 Sekolah Bertanding, Wabup Andreas Tekankan Sportivitas
Hari Tani Nasional 2026: DPC SPI Sukabumi Apresiasi Peran Pemkab, Sekda Buka Dialog Reforma Agraria
Diduga As Roda Rusak, Truk Muatan Tepung Tapioka Terguling di Tanjakan Baed,Warungkiara
Hari Jadi ke-36 Perumda AMTJM, Bupati Minta Layanan Air Lebih Cepat & Mudah Diakses Warga
Rapat Dinas, Bupati Sukabumi Instruksikan Peningkatan Pelayanan Masyarakat di Seluruh Sektor
Gebyar Prasiaga TK IGTKI Ciemas 2026 di Pantai Geopark Ciletuh, 264 Peserta Latih Karakter Kepemimpinan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Cuaca Ekstrem Landa Cicurug, Wabup Andreas Pantau Langsung Kerusakan dan Imbau Kesiapsiagaan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Pelantikan 27 Ketua TP PKK Kecamatan Sukabumi, Bupati: Perkuat Koordinasi dan Peka Masalah Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 05:33 WIB

Bupati Cup 2026 Session III: 71 Sekolah Bertanding, Wabup Andreas Tekankan Sportivitas

Minggu, 27 September 2026 - 06:11 WIB

Hari Tani Nasional 2026: DPC SPI Sukabumi Apresiasi Peran Pemkab, Sekda Buka Dialog Reforma Agraria

Jumat, 25 September 2026 - 12:29 WIB

Diduga As Roda Rusak, Truk Muatan Tepung Tapioka Terguling di Tanjakan Baed,Warungkiara

Berita Terbaru