Coretmerah.com. Surade – Gelaran budaya Jampang Ngabhuana 3 yang digagas Paguyuban Jampang Tandang Makalangan berjalan meriah dan semarak di Lapang Lodaya Setra, Surade, Sabtu (10/10/2026). Salah satu momen yang paling dinanti dan menjadi sorotan utama pada pembukaan acara adalah pertunjukan Kirab Jampana dan Kostum Budaya Rajah Bubuka, yang diikuti oleh seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan ini bukan sekadar pesta budaya semata, melainkan langkah nyata menjaga warisan leluhur. Beragam karya seni dan kreativitas ditampilkan, menjadikan acara ini sebagai ruang pertemuan lintas generasi di wilayah selatan Sukabumi.
Salah satu yang menarik perhatian adalah Kirab Jampana dari DPC Ciemas yang mengangkat tema “Kesejahteraan”. Melalui lima simbol yang dibawa, Jampana Ciemas menyampaikan pesan-pesan mendalam tentang kondisi dan harapan masyarakat:
Miniatur Ikan — Menggambarkan bahwa Ciemas tidak hanya dikenal sebagai wilayah pertanian, tetapi juga memiliki garis pantai dengan kekayaan hasil laut yang melimpah, yang diharapkan terus meningkatkan kesejahteraan para nelayan setempat.
Rumah dengan Dua Gambaran: Miskin dan Kaya — Menjadi cermin jujur bahwa ketimpangan masih terjadi di tengah masyarakat. Harapannya, kebijakan yang diambil semakin adil, sehingga tidak hanya golongan mampu yang mendapat perhatian, melainkan mereka yang benar-benar membutuhkan. Ini juga sejalan dengan pendekatan data kesejahteraan Desil 1–10 yang saat ini menjadi acuan pemerintah.
Miniatur Al-Qur’an — Mengingatkan bahwa Paguyuban Jampang Tandang Makalangan tidak hanya bergerak di bidang budaya, tetapi juga dihuni dan dibimbing oleh para ulama dan tokoh agama. Nilai keagamaan adalah fondasi utama dalam setiap langkah paguyuban.
Buah dan Sayur — Mewakili hasil bumi masyarakat Ciemas yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani. Mulai dari mangga yang manis dan dicari banyak pihak, hingga aneka sayuran seperti cabai, timun, dan kacang — semuanya menjadi sumber kehidupan warga.
Tumpeng — Sebagai simbol rasa syukur yang tulus kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan kekayaan alam yang telah diberikan kepada tanah Pajampangan.
Ketua DPC Jampang Tandang Makalangan Ciemas, Suherna, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras mewujudkan pertunjukan ini dengan penuh kebanggaan.
“Harapan saya, semoga ke depan acara ini bisa terus dilestarikan dan terus dilaksanakan. Karena ini adalah salah satu kegiatan yang sangat menonjolkan kesenian dan budaya, serta tradisi Sunda yang saat ini dirasa sudah mulai terlupakan,” ucapnya.
“Semoga Paguyuban Jampang Tandang Makalangan terus berkembang, makin besar, dan mampu menyatukan seluruh aspirasi serta keinginan masyarakat Jampang,” harapnya.
(Ah)






