Dugaan Gantung Diri di Tegalbuleud, Warga Nangela Ditemukan Meninggal Dunia

- Admin

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Coretmerah.com, Tegalbuleud – Seorang perempuan bernama Winda Nela Kuswiyanti (29) warga Desa Nangela, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Sabtu (10/10/2026) pagi. Korban diduga kuat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Kejadian dimulai sekitar pukul 06.00 WIB, ketika tetangga korban bernama Muhidin melihat rumah korban dalam keadaan terkunci namun lampu luar masih menyala.

Baca Juga :  Buka Mukerda MUI Sukabumi, Wabup Andreas: Langkah Strategis Rumuskan Program Bermanfaat bagi Umat

Ia kemudian meminta cucunya, Akil, untuk masuk mengecek melalui jendela samping rumah. Saat memasuki ruangan, Akil mendapati korban tergantung di palang pintu menuju dapur menggunakan kain kerudung hitam dan tali rafia. Akil pun berteriak ketakutan dan memberitahu Muhidin.

Kapolsek Tegalbuleud AKP Iqsan segera mendatangi lokasi bersama tim medis Puskesmas Tegalbuleud. Pada pukul 07.40 WIB, jenazah korban berhasil diturunkan dan ditangani untuk proses pemulasaraan.

Baca Juga :  Persiapan TMMD ke-130 di Ciemas, Camat Bobby Prihardy Pimpin Rakor Pastikan Semua Berjalan Lancar

“Berdasarkan visum luar dari pihak medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, ditemukan lendir dan cairan darah pada bagian alat kemaluan,” ungkap AKP Iqsan.

Menurut keterangan keluarga dan warga sekitar, korban diduga mengalami depresi akibat keterbatasan ekonomi. Korban tinggal sendirian di rumah, suaminya bekerja di Jakarta, sementara anaknya bermalam di rumah mertua.

Pihak keluarga memutuskan untuk menolak dilakukannya autopsi dan menerima kejadian ini sebagai takdir. Polisi telah mempersilakan jenazah untuk dimakamkan setelah semua proses hukum yang diperlukan selesai.

Baca Juga :  Meski Terlambat, Warga Kampung Sarongge Tetap Gelar Hiburan Meriahkan HUT RI ke-81 di Ciemas Sukabumi

Sebagai tindakan pencegahan, polisi mengimbau masyarakat untuk tetap saling peduli dan menjaga komunikasi yang baik antarwarga. Khususnya bagi tetangga yang diketahui sedang mengalami tekanan atau masalah berat, agar hal serupa dapat dicegah sedini mungkin.

(Ah)

 

Berita Terkait

Hari Kedua Pencarian Dua Wisatawan Hilang di Pantai Cibuaya, Disisir dari Darat, Laut, dan Udara
Kemnaker Buka TMT ABT Batch 2: Tingkatkan Keterampilan, Luaskan Lapangan Kerja
Kemarau Belum Usai, Polres Sukabumi Salurkan Air Bersih Hingga Malam ke Desa Mekarsari Ciracap
Dukung Program KB, Bupati Sukabumi Tinjau Langsung Pelayanan MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi
Dari Hasil Laut Hingga Tumpeng, Inilah Makna 5 Simbol Kirab Jampana DPC Ciemas
Terseret Ombak Besar di Pantai Cibuaya, 3 Wisatawan Selamat, 2 Masih Belum Ditemukan
IKPMA Cup 2026 Resmi Dibuka, Wabup Sukabumi: Jangan Lupa Jasa Para Guru
Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali: Jampang Ngabhuana Harus Jadi Wadah Pemersatu Pajampangan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Hari Kedua Pencarian Dua Wisatawan Hilang di Pantai Cibuaya, Disisir dari Darat, Laut, dan Udara

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:40 WIB

Kemnaker Buka TMT ABT Batch 2: Tingkatkan Keterampilan, Luaskan Lapangan Kerja

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:06 WIB

Kemarau Belum Usai, Polres Sukabumi Salurkan Air Bersih Hingga Malam ke Desa Mekarsari Ciracap

Minggu, 11 Oktober 2026 - 05:06 WIB

Dukung Program KB, Bupati Sukabumi Tinjau Langsung Pelayanan MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Terseret Ombak Besar di Pantai Cibuaya, 3 Wisatawan Selamat, 2 Masih Belum Ditemukan

Berita Terbaru