Bupati Asep Japar: Perubahan APBD 2026 Disesuaikan dengan Kondisi Fiskal Daerah

- Admin

Senin, 7 September 2026 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sukabumi – Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Nota Pengantar Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Penyampaian dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Senin (7/9/2026).

Dalam arahannya, Bupati menegaskan penyesuaian anggaran dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan kondisi fiskal daerah serta prioritas pembangunan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  Polsek Ciemas Tertibkan Kendaraan Pakai Knalpot Brong di Sekitar Sekolah

“Pemerintah daerah berkomitmen memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi berbagai potensi pendapatan,” ujar Bupati.

Sejumlah langkah strategis disiapkan untuk memperkokoh pendapatan daerah, antara lain pemutakhiran data, penguatan sistem pemungutan dan pengawasan, digitalisasi layanan, optimalisasi aset daerah dan BUMD, serta pengembangan potensi ekonomi lokal. Semua upaya ini diarahkan untuk meningkatkan penerimaan tanpa menambah beban masyarakat maupun dunia usaha.

Baca Juga :  Dampingi Wamenko Pangan, Wabup Andreas Siap Genjot Pemilahan Sampah dari Rumah Tangga

Bupati menjelaskan, penurunan Transfer ke Daerah (TKD) pada tahun 2026 turut memengaruhi kemampuan keuangan Kabupaten Sukabumi. Kondisi ini mendorong pemerintah daerah menyusun ulang skala prioritas sehingga tidak seluruh usulan pembangunan dapat direalisasikan tahun berjalan.

Belanja daerah tetap difokuskan pada kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta program prioritas pembangunan. Setiap perubahan alokasi anggaran dipastikan memiliki dasar kebijakan yang jelas, dapat dipertanggungjawabkan, dan berdampak langsung bagi warga.

Baca Juga :  Luncurkan Program SOMEAH, Wabup Andreas,Parkir Adalah Gerbang Pertama Pelayanan Wisata

Selain itu, Pemkab Sukabumi menyiapkan Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mengantisipasi bencana alam, kondisi darurat, maupun kebutuhan mendesak masyarakat. Mekanisme penggunaannya disusun agar cepat, tepat sasaran, dan tetap akuntabel.

“Perubahan APBD 2026 bukan sekadar penyesuaian angka, melainkan momentum mengevaluasi kinerja sekaligus mempertajam arah pembangunan daerah,” tegas Bupati.

(Ah)

Berita Terkait

Hari Kedua Pencarian Dua Wisatawan Hilang di Pantai Cibuaya, Disisir dari Darat, Laut, dan Udara
Kemnaker Buka TMT ABT Batch 2: Tingkatkan Keterampilan, Luaskan Lapangan Kerja
Kemarau Belum Usai, Polres Sukabumi Salurkan Air Bersih Hingga Malam ke Desa Mekarsari Ciracap
Dukung Program KB, Bupati Sukabumi Tinjau Langsung Pelayanan MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi
Dari Hasil Laut Hingga Tumpeng, Inilah Makna 5 Simbol Kirab Jampana DPC Ciemas
Terseret Ombak Besar di Pantai Cibuaya, 3 Wisatawan Selamat, 2 Masih Belum Ditemukan
IKPMA Cup 2026 Resmi Dibuka, Wabup Sukabumi: Jangan Lupa Jasa Para Guru
Dugaan Gantung Diri di Tegalbuleud, Warga Nangela Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Hari Kedua Pencarian Dua Wisatawan Hilang di Pantai Cibuaya, Disisir dari Darat, Laut, dan Udara

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:40 WIB

Kemnaker Buka TMT ABT Batch 2: Tingkatkan Keterampilan, Luaskan Lapangan Kerja

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:06 WIB

Kemarau Belum Usai, Polres Sukabumi Salurkan Air Bersih Hingga Malam ke Desa Mekarsari Ciracap

Minggu, 11 Oktober 2026 - 05:06 WIB

Dukung Program KB, Bupati Sukabumi Tinjau Langsung Pelayanan MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Terseret Ombak Besar di Pantai Cibuaya, 3 Wisatawan Selamat, 2 Masih Belum Ditemukan

Berita Terbaru