Irigasi Cimarinjung Rusak Sejak 2024, Taopik Guntur: Jangan Hanya Slogan Lumbung Padi

- Admin

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Coretmerah.com, Ciemas – Kondisi saluran irigasi Cimarinjung yang rusak akibat banjir sejak tahun 2024 masih menjadi perhatian serius. Hingga saat ini, belum ada penanganan serius dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi, sementara saluran tersebut mengairi seribu lebih hektar sawah di Desa Ciwaru dan Desa Ciemas. Ironisnya, warga terpaksa memperbaiki saluran tersebut secara swadaya dengan bahan seadanya.

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Gerindra, Taopik Guntur, mengkritik keras situasi tersebut. Ia menegaskan bahwa Ciemas kerap disebut sebagai lumbung padi daerah, namun fasilitas penunjang pertanian justru dibiarkan terabaikan.

Baca Juga :  Dentuman Tambur Tandai Awal Rangkaian Hari Jadi ke-156 Sukabumi, Plara Fest Resmi Dibuka di Pantai Bupalo

“Jangan hanya dijadikan cerita dan slogan semata bahwa Ciemas adalah lumbung padi ketahanan pangan, tapi fasilitas penunjangnya dibiarkan rusak. Ambruknya irigasi Cimarinjung sejak bencana tahun 2024 hingga hari ini belum ditangani. Di mana letak kebijakan publik dan penganggarannya? Di mana perhatian pemerintah terhadap daerah lumbung padinya?” tegas Taopik, Selasa (13/10/2026)

Ia juga menyoroti keterbatasan anggaran untuk program TMMD yang saat ini berjalan di Desa Mekarjaya. Menurutnya, alokasi APBD sebesar Rp1 miliar per tahun dirasa belum cukup untuk menyelesaikan pembangunan secara tuntas di satu desa.

Baca Juga :  Pemkab Sukabumi Mulai Rehabilitasi Ruas Jalan Cijaks–Mataram, Perkuat Konektivitas Jampangkulon–Lengkong

“Saya melihat anggaran dari APBD untuk TMMD ini hanya Rp1 miliar. Padahal manfaatnya sangat besar bagi masyarakat. Mengapa Pemkab dan DPRD tidak bersinergi untuk menambah anggaran tersebut di tahun mendatang? Dengan dana Rp1 miliar, pekerjaan pembangunan di satu desa tidak akan tuntas dan beres,” ujarnya.

Taopik berharap usulan yang disampaikan oleh lembaga legislatif dapat benar-benar dieksekusi oleh pihak eksekutif. Ia meminta pemerintah daerah lebih bijak dalam menentukan prioritas anggaran, sehingga kebutuhan mendesak warga — mulai dari infrastruktur pertanian hingga pembangunan desa — dapat terpenuhi dengan layak.

Baca Juga :  Hari Tani Nasional 2026: DPC SPI Sukabumi Apresiasi Peran Pemkab, Sekda Buka Dialog Reforma Agraria

“Kami di DPRD berjuang dan mengusulkan, namun kadang belum dieksekusi di pihak eksekutif. Mohon kebijakan yang lebih bijak dalam menentukan prioritas mana yang benar-benar harus ditangani terlebih dahulu oleh pemerintah daerah,” pungkasnya.

(Ah)

Berita Terkait

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Kebun Jati Desa Girimukti Ciemas, Polisi Lakukan Pemeriksaan TKP
Hari Kedua Pencarian Dua Wisatawan Hilang di Pantai Cibuaya, Disisir dari Darat, Laut, dan Udara
Kemnaker Buka TMT ABT Batch 2: Tingkatkan Keterampilan, Luaskan Lapangan Kerja
Kemarau Belum Usai, Polres Sukabumi Salurkan Air Bersih Hingga Malam ke Desa Mekarsari Ciracap
Dukung Program KB, Bupati Sukabumi Tinjau Langsung Pelayanan MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi
Dari Hasil Laut Hingga Tumpeng, Inilah Makna 5 Simbol Kirab Jampana DPC Ciemas
Terseret Ombak Besar di Pantai Cibuaya, 3 Wisatawan Selamat, 2 Masih Belum Ditemukan
IKPMA Cup 2026 Resmi Dibuka, Wabup Sukabumi: Jangan Lupa Jasa Para Guru

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:50 WIB

Irigasi Cimarinjung Rusak Sejak 2024, Taopik Guntur: Jangan Hanya Slogan Lumbung Padi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Kebun Jati Desa Girimukti Ciemas, Polisi Lakukan Pemeriksaan TKP

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Hari Kedua Pencarian Dua Wisatawan Hilang di Pantai Cibuaya, Disisir dari Darat, Laut, dan Udara

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:06 WIB

Kemarau Belum Usai, Polres Sukabumi Salurkan Air Bersih Hingga Malam ke Desa Mekarsari Ciracap

Minggu, 11 Oktober 2026 - 05:06 WIB

Dukung Program KB, Bupati Sukabumi Tinjau Langsung Pelayanan MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi

Berita Terbaru