Sukabumi – Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis yang tak tergantikan dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak mulia dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Pernyataan itu disampaikan Wabup saat menghadiri Syukuran Milad ke-43 Pondok Pesantren Assalam Kampus Putra, yang berlangsung di Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (28/8/2026).
Dalam sambutannya, Wabup Andreas juga memberikan apresiasi mendalam atas kiprah Pondok Pesantren Assalam selama lebih dari empat dekade.
Menurutnya, pesantren bukan sekadar tempat menimba ilmu agama, melainkan ruang menempa kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, dan karakter santri.
“Pemerintah Kabupaten Sukabumi akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pondok pesantren di wilayah ini sebagai bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul,” ujar Wabup.
Lebih lanjut, Wabup mengingatkan bahwa derasnya perkembangan teknologi dan informasi harus diimbangi dengan fondasi agama dan moral yang kuat.
Para santri, katanya, harus mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa kehilangan jati diri serta akhlak luhur.

Sementara itu, bagi pihak Pondok Pesantren Assalam, Milad ke-43 ini menjadi momentum untuk menengok perjalanan panjang lembaga sekaligus menatap masa depan.
Pimpinan pesantren menegaskan bahwa tradisi akan tetap dijaga, akhlak terus dirawat, sementara para santri dipersiapkan untuk menghadapi dunia yang terus berubah.
Acara syukuran Milad ke-43 ini dihadiri oleh Dandim 0607 Kota Sukabumi, Dandim 0622 Kabupaten Sukabumi, Sesepuh dan Pimpinan Assalam, Kepala Kantor Urusan Haji Kabupaten Sukabumi, serta Camat beserta Forkopimcam Bojonggenteng.
(Ah)






