Tindak Lanjut Arahan Presiden, Polri Kerahkan Puluhan Ribu Personel Cegah dan Tangani Karhutla

- Admin

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Polri bergerak cepat menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia yang disampaikan dalam Rapat Terbatas di Istana Kepresidenan pada 28 Juli 2026 terkait antisipasi fenomena El Nino, cuaca ekstrem, serta kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Pencegahan dan Penanganan Karhutla yang dipimpin Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. bersama Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki, Kamis (30/7/ 2026), di Ruang Pusdalsis Stamaops Polri, Mabes Polri.

Rapat dihadiri pejabat utama Mabes Polri, seluruh Kapolda dan Wakapolda dari wilayah rawan Karhutla secara virtual, serta kementerian dan lembaga terkait, di antaranya Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, BMKG, BNPB, dan Basarnas. Forum tersebut menjadi langkah konsolidasi nasional untuk menyatukan strategi menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung pada Juli hingga September 2026.

Baca Juga :  FOKWISRI Hadir di Pantai Palangpang, Wadah Resmi Pengelola Jasa Perahu Wisata Bahari

Sebagai tindak lanjut arahan Presiden, Polri memperkuat langkah mitigasi sejak tahap prabencana melalui pendekatan pencegahan berbasis data, kolaborasi lintas sektor, dan kesiapsiagaan personel. Seluruh jajaran diperintahkan memperbarui pemetaan wilayah rawan Karhutla, memverifikasi titik panas di lapangan, memperkuat sistem peringatan dini, serta mengoptimalkan patroli terpadu bersama TNI, Manggala Agni, pemerintah daerah, dan masyarakat. Polri juga menginstruksikan Bhabinkamtibmas bersama Babinsa melakukan pendataan langsung kondisi warga, mulai dari ketersediaan air, potensi kekeringan, kondisi lahan pertanian, hingga kebutuhan bantuan sosial jika dampak El Nino semakin terasa.

Baca Juga :  Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Pengawasan diperkuat lewat pusat kendali yang terhubung dengan instansi terkait untuk memantau titik panas secara langsung, serta penggunaan teknologi seperti pesawat tanpa awak, kamera pantau, dan sistem informasi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin sebelum api meluas. Hingga saat ini telah digelar 151 apel kesiapsiagaan, 29 rapat siaga tingkat Polda, 180 persiapan operasi, serta 2.850 kegiatan sosialisasi kepada masyarakat. Lebih dari 168.500 kali patroli gabungan darat dan perairan pun telah dilakukan guna mencegah potensi kebakaran.

Kesiapan personel juga terus diperkuat. Polri menyiagakan 48.368 personel Sabhara dan 23.360 personel Brimob untuk mendukung operasi penanganan Karhutla, disertai penerapan sistem pembagian wilayah agar dukungan personel maupun peralatan dapat digerakkan secara cepat sesuai perkembangan situasi.

Baca Juga :  Bupati Asep Japar Buka Diklat Paskibraka: Ini Kebanggaan Sekaligus Amanah yang Harus Dijaga

Dalam aspek penegakan hukum, Polri terus meningkatkan pengawasan terhadap praktik pembakaran lahan. Hingga Juni 2026 tercatat 118 penyelidikan, 30 penyidikan, dan 115 tersangka telah diproses. Penindakan tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, tetapi juga pihak yang memerintahkan, membiayai, atau memperoleh keuntungan dari pembakaran hutan dan lahan, termasuk korporasi yang terbukti melanggar aturan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menjelaskan langkah ini merupakan bentuk respons cepat menerjemahkan arahan Presiden menjadi tindakan nyata yang terukur dan terpadu.

“Kami mengedepankan pencegahan sejak dini demi melindungi masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, serta mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

(Ah)

Berita Terkait

Dampingi Wamendikdasmen, Wabup Andreas: Perkuat Mutu Pendidikan Sukabumi, 174 Sekolah Dapat Bantuan Rehabilitasi
Jaga Produktivitas Lewat Kesehatan, Kementerian ATR/BPN Gelar Kegiatan Rutin “Slow Run”
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall
The Evolution of Jakarta: From Colonial Capital to Modern Metropolis

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Dampingi Wamendikdasmen, Wabup Andreas: Perkuat Mutu Pendidikan Sukabumi, 174 Sekolah Dapat Bantuan Rehabilitasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:41 WIB

Jaga Produktivitas Lewat Kesehatan, Kementerian ATR/BPN Gelar Kegiatan Rutin “Slow Run”

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:28 WIB

Tindak Lanjut Arahan Presiden, Polri Kerahkan Puluhan Ribu Personel Cegah dan Tangani Karhutla

Kamis, 30 Maret 2023 - 20:15 WIB

Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Selasa, 28 Maret 2023 - 16:24 WIB

Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Berita Terbaru