Warga Cium Bau Tak Biasa, Ditemukan Jasad Pria 60 Tahun di Kediaman Kertajaya Simpenan

- Admin

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sukabumi – Kecurigaan warga Kampung Bojong Deet, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, terjawab sudah. Bau menyengat yang tercium dari salah satu rumah warga ternyata berasal dari sesosok jasad pemilik rumah tersebut, Hadri (60), yang diketahui sudah tidak terlihat beraktivitas selama enam hari, Rabu (19/8/2026).

Kejadian bermula saat Asep Lukman, warga setempat yang akrab disapa Bolu, melintas di depan rumah korban dan mencium bau busuk yang cukup kuat. Karena warga lain juga sudah lama tidak melihat Hadri keluar rumah, ia segera melaporkan hal itu kepada ketua pemuda desa, Tedi, yang kemudian meneruskannya ke pihak kepolisian.

Baca Juga :  Wabup Andreas Resmikan Sirkuit Cibayawak Jampangkulon, Dorong Ekonomi dan Kreativitas Warga

Kapolsek Simpenan AKP Bayu Sunarti Agustina bersama anggota langsung tiba di lokasi sekitar pukul 11.30 WIB. Setelah memeriksa keadaan, petugas memastikan Hadri telah meninggal dunia di kediamannya sendiri.

Baca Juga :  Peresmian Jembatan Gantung Prima Jantake, Bupati: Dukung Akses dan Perekonomian Masyarakat

“Korban memang diketahui warga sudah enam hari tidak terlihat keluar rumah. Karena baunya semakin menyengat, warga menjadi khawatir dan melaporkan kepada kami,” ujar AKP Bayu.

Tim Pamapta beserta petugas identifikasi Polres Sukabumi turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi serta keluarga terdekat. Dari hasil keterangan yang diperoleh, Hadri diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan jiwa sejak berusia 25 tahun.

Baca Juga :  Bayar Tepat Waktu Tapi Masuk Blacklist, Nasabah FIF di Ciemas Gugat & Laporkan ke Polisi

Mengenai penyebab kematian, polisi masih menindaklanjuti sesuai prosedur. Sementara itu, keluarga menyatakan ikhlas menerima kepergian almarhum dan mengajukan permohonan agar jenazah segera dimakamkan tanpa melalui proses autopsi. Penolakan tersebut telah dituangkan dalam surat pernyataan resmi dari keluarga.

“Kami menghormati keputusan keluarga. Jenazah telah diserahkan dan langsung dimakamkan sesuai permohonan yang bersangkutan,” tutup Kapolsek.

(Ah)

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Landa Cicurug, Wabup Andreas Pantau Langsung Kerusakan dan Imbau Kesiapsiagaan
Pelantikan 27 Ketua TP PKK Kecamatan Sukabumi, Bupati: Perkuat Koordinasi dan Peka Masalah Masyarakat
Bupati Cup 2026 Session III: 71 Sekolah Bertanding, Wabup Andreas Tekankan Sportivitas
Hari Tani Nasional 2026: DPC SPI Sukabumi Apresiasi Peran Pemkab, Sekda Buka Dialog Reforma Agraria
Diduga As Roda Rusak, Truk Muatan Tepung Tapioka Terguling di Tanjakan Baed,Warungkiara
Hari Jadi ke-36 Perumda AMTJM, Bupati Minta Layanan Air Lebih Cepat & Mudah Diakses Warga
Rapat Dinas, Bupati Sukabumi Instruksikan Peningkatan Pelayanan Masyarakat di Seluruh Sektor
Gebyar Prasiaga TK IGTKI Ciemas 2026 di Pantai Geopark Ciletuh, 264 Peserta Latih Karakter Kepemimpinan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Cuaca Ekstrem Landa Cicurug, Wabup Andreas Pantau Langsung Kerusakan dan Imbau Kesiapsiagaan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Pelantikan 27 Ketua TP PKK Kecamatan Sukabumi, Bupati: Perkuat Koordinasi dan Peka Masalah Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 05:33 WIB

Bupati Cup 2026 Session III: 71 Sekolah Bertanding, Wabup Andreas Tekankan Sportivitas

Minggu, 27 September 2026 - 06:11 WIB

Hari Tani Nasional 2026: DPC SPI Sukabumi Apresiasi Peran Pemkab, Sekda Buka Dialog Reforma Agraria

Jumat, 25 September 2026 - 12:29 WIB

Diduga As Roda Rusak, Truk Muatan Tepung Tapioka Terguling di Tanjakan Baed,Warungkiara

Berita Terbaru