Tunggu Kepastian Hak Rp8,4 Miliar, Ratusan Mantan Pekerja PT Wilton & PT BBP Masih Belum Terima Solusi

- Admin

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi – Rasa lelah menuntut hak kini menyelimuti 332 mantan pekerja PT Wilton Wahana Indonesia dan PT Bagas Bumi Persada (BBP). Lebih dari sebulan berselang sejak aduan mereka disampaikan ke DPRD Kabupaten Sukabumi, belum ada tanda-tanda penyelesaian nyata dari pihak perusahaan maupun pemerintah daerah.

Mayoritas pekerja yang berstatus Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) ini belum menerima gaji selama tiga bulan berturut-turut, mulai April hingga Juni 2026. Selain gaji, tunggakan juga mencakup iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan yang belum disetor. Secara keseluruhan, nilai hak yang belum dibayarkan ditaksir mencapai angka Rp8,4 miliar.

Baca Juga :  Cederai Citra Pendidikan dan Profesi, Bupati Kecam Dugaan Pemerasan Kepala Sekolah di Sukabumi

“Kontrak kami sebenarnya masih berjalan, namun tiba-tiba diputus sepihak. Tidak ada karyawan tetap, semuanya sistem kontrak tiga bulan yang diperpanjang, namun hak kami diputus begitu saja,” ujar Koordinator Aliansi Eks Karyawan, Muhammad Fadil Amin, Jumat (7/8/2026).

Baca Juga :  Musran Kwaran Jampangkulon: Momentum Kebangkitan Pramuka, Bahas HUT ke-65 dan Lantik Ketua Baru

Masa kerja para pekerja beragam, mulai dari tiga bulan hingga satu tahun dengan besaran upah yang berbeda-beda. Namun nasib mereka sama: hak normatif belum dipenuhi. Fadil menyampaikan kekecewaan mendalam, lantaran harapan adanya terobosan setelah audiensi tanggal 6 Juli lalu belum terwujud.

“Kami berharap DPRD dan pemerintah daerah bisa mengawal ini hingga tuntas. Namun sudah lebih dari 30 hari berlalu, belum ada kepastian yang kami terima. Ini bukan sekadar uang, tapi kebutuhan hidup ratusan keluarga yang kini terancam karena kehilangan pekerjaan sekaligus belum menerima hak yang menjadi milik kami,” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Asep Japar Hadiri Peringatan HLUN ke-30, Tekankan Pemberdayaan Lansia yang Produktif

Aliansi meminta seluruh pihak terkait segera turun tangan dan mencari jalan penyelesaian sesuai aturan ketenagakerjaan yang berlaku, agar ketidakpastian yang dirasakan ratusan keluarga ini segera berakhir.

(Ah)

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Landa Cicurug, Wabup Andreas Pantau Langsung Kerusakan dan Imbau Kesiapsiagaan
Pelantikan 27 Ketua TP PKK Kecamatan Sukabumi, Bupati: Perkuat Koordinasi dan Peka Masalah Masyarakat
Bupati Cup 2026 Session III: 71 Sekolah Bertanding, Wabup Andreas Tekankan Sportivitas
Hari Tani Nasional 2026: DPC SPI Sukabumi Apresiasi Peran Pemkab, Sekda Buka Dialog Reforma Agraria
Diduga As Roda Rusak, Truk Muatan Tepung Tapioka Terguling di Tanjakan Baed,Warungkiara
Hari Jadi ke-36 Perumda AMTJM, Bupati Minta Layanan Air Lebih Cepat & Mudah Diakses Warga
Rapat Dinas, Bupati Sukabumi Instruksikan Peningkatan Pelayanan Masyarakat di Seluruh Sektor
Gebyar Prasiaga TK IGTKI Ciemas 2026 di Pantai Geopark Ciletuh, 264 Peserta Latih Karakter Kepemimpinan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Cuaca Ekstrem Landa Cicurug, Wabup Andreas Pantau Langsung Kerusakan dan Imbau Kesiapsiagaan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Pelantikan 27 Ketua TP PKK Kecamatan Sukabumi, Bupati: Perkuat Koordinasi dan Peka Masalah Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 05:33 WIB

Bupati Cup 2026 Session III: 71 Sekolah Bertanding, Wabup Andreas Tekankan Sportivitas

Minggu, 27 September 2026 - 06:11 WIB

Hari Tani Nasional 2026: DPC SPI Sukabumi Apresiasi Peran Pemkab, Sekda Buka Dialog Reforma Agraria

Jumat, 25 September 2026 - 12:29 WIB

Diduga As Roda Rusak, Truk Muatan Tepung Tapioka Terguling di Tanjakan Baed,Warungkiara

Berita Terbaru