Bayar Tepat Waktu Tapi Masuk Blacklist, Nasabah FIF di Ciemas Gugat & Laporkan ke Polisi

- Admin

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sukabumi – Seorang konsumen pembiayaan FIF bernama Aisah (35), warga Kampung Babakanjati, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, merasa sangat dirugikan. Ia sudah membayar angsuran tepat waktu kepada kolektor, namun justru tercatat menunggak selama dua bulan berturut-turut—Juni dan Juli 2026—dan nama baiknya terancam masuk daftar hitam perbankan. Kini keluarganya menempuh jalur hukum.

Masalah ini terungkap saat Aisah hendak melakukan transaksi pengisian ulang di Bank BRI pada Selasa (18/8/2026). Petugas bank menyampaikan bahwa atas namanya terdapat catatan tunggakan pembiayaan yang berdampak buruk pada riwayat kredit. Padahal, Aisah mengaku telah menyetorkan kewajibannya langsung kepada kolektor yang datang ke rumah.

Baca Juga :  Siap Jadi Poros Bonsai Indonesia, Jampangtengah Gelar Festival Bonsai Tingkat Nasional

Keluarga kemudian mendatangi kantor FIF Jampangkulon untuk mediasi pada Senin (31/8/2026). Dari pembahasan, terungkap dugaan ketidakberesan alur penyetoran:

Bulan Juni: Pembayaran diterima kolektor berinisial AB, namun diduga baru disetorkan ke perusahaan pada bulan berikutnya, sehingga tercatat terlambat dan muncul denda.
​
Bulan Juli: Setoran diterima kolektor berinisial K, yang diduga mengalihkan dana untuk menutupi keterlambatan nasabah lain, sehingga pembayaran Aisah kembali tercatat terlambat.

Suami Aisah, Iwan atau Iwok, mempertanyakan pengawasan internal perusahaan.

Baca Juga :  Khitanan Massal HJKS: Ratusan Anak dari 30 Kecamatan Sukabumi Dikhitan di Pendopo

“Istri saya sudah bayar tepat waktu ke kolektor. Tapi di sistem FIF malah tercatat telat. Ke mana perginya uang itu sebelum disetorkan ke perusahaan? Dampaknya bukan sekadar denda, akses kami ke perbankan dan permodalan jadi terganggu,” tegas Iwan.

Ia menegaskan tidak ingin berkesimpulan sepihak, namun menuntut kejelasan dan transparansi dari pihak FIF. Jika terbukti konsumen sudah memenuhi kewajiban tepat waktu, maka catatan pembayaran harus segera diperbaiki dan nama baik istrinya dipulihkan.

Keluarga tidak berhenti di mediasi. Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Jampangkulon untuk ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku. Iwan memastikan akan menempuh jalur hukum guna memperoleh keadilan.

Baca Juga :  Bupati Asep Japar: Hari Nelayan Minajaya Harus Jadi Momentum Kebangkitan Ekonomi Pesisir

Menanggapi hal tersebut, Kepala Cabang FIF Jampangkulon, Imbun, menyatakan pihaknya akan memeriksa kasus ini secara internal.

“Kami akan menindaklanjuti sesuai prosedur perusahaan. Jika terbukti ada pelanggaran dari oknum, akan ada penanganan tegas,” ujar Imbun.

Kasus ini kini menjadi sorotan karena menyangkut kepercayaan publik terhadap mekanisme penagihan lapangan serta perlindungan hak konsumen—di mana keterlambatan yang bukan kesalahan konsumen justru membebani nama baik mereka di sistem perbankan.

(Ah)

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Landa Cicurug, Wabup Andreas Pantau Langsung Kerusakan dan Imbau Kesiapsiagaan
Pelantikan 27 Ketua TP PKK Kecamatan Sukabumi, Bupati: Perkuat Koordinasi dan Peka Masalah Masyarakat
Bupati Cup 2026 Session III: 71 Sekolah Bertanding, Wabup Andreas Tekankan Sportivitas
Hari Tani Nasional 2026: DPC SPI Sukabumi Apresiasi Peran Pemkab, Sekda Buka Dialog Reforma Agraria
Diduga As Roda Rusak, Truk Muatan Tepung Tapioka Terguling di Tanjakan Baed,Warungkiara
Hari Jadi ke-36 Perumda AMTJM, Bupati Minta Layanan Air Lebih Cepat & Mudah Diakses Warga
Rapat Dinas, Bupati Sukabumi Instruksikan Peningkatan Pelayanan Masyarakat di Seluruh Sektor
Gebyar Prasiaga TK IGTKI Ciemas 2026 di Pantai Geopark Ciletuh, 264 Peserta Latih Karakter Kepemimpinan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Cuaca Ekstrem Landa Cicurug, Wabup Andreas Pantau Langsung Kerusakan dan Imbau Kesiapsiagaan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Pelantikan 27 Ketua TP PKK Kecamatan Sukabumi, Bupati: Perkuat Koordinasi dan Peka Masalah Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 05:33 WIB

Bupati Cup 2026 Session III: 71 Sekolah Bertanding, Wabup Andreas Tekankan Sportivitas

Minggu, 27 September 2026 - 06:11 WIB

Hari Tani Nasional 2026: DPC SPI Sukabumi Apresiasi Peran Pemkab, Sekda Buka Dialog Reforma Agraria

Jumat, 25 September 2026 - 12:29 WIB

Diduga As Roda Rusak, Truk Muatan Tepung Tapioka Terguling di Tanjakan Baed,Warungkiara

Berita Terbaru