Coretmerah.com, Jampangkulon – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perawatan gigi sejak dini terus dilakukan RSUD Jampangkulon. Rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini menggelar kegiatan penyuluhan kesehatan yang menyasar para pasien rawat jalan, guna mendorong pola hidup sehat gigi dan mulut di kalangan masyarakat sekitar.
Kegiatan yang dilaksanakan tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) bersama tenaga kesehatan RSUD Jampangkulon ini mengangkat tema “Gigi Sehat: Cegah Sebelum Terlambat”.
Dokter gigi RSUD Jampangkulon, drg. Alfiani Kurnia, hadir secara langsung untuk menyampaikan materi sekaligus berdiskusi dengan para peserta yang hadir.
Dalam pemaparannya, drg. Alfiani menekankan bahwa pencegahan adalah langkah paling efektif dan paling tepat untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Ia mengingatkan, upaya menjaga kebersihan dan kesehatan gigi jauh lebih baik dibandingkan harus berobat ketika kerusakan sudah parah dan menimbulkan rasa sakit.
Sementara itu, Humas RSUD Jampangkulon, Lia Desty, menjelaskan bahwa kerusakan gigi seperti karies atau gigi berlubang bersifat permanen, jaringan gigi yang sudah rusak tidak dapat kembali utuh secara alami. Oleh karena itu, perhatian terhadap kesehatan gigi harus diberikan sejak awal, bukan menunggu hingga muncul keluhan.
“Masalah besar seringkali berawal dari hal kecil yang diabaikan, seperti gusi berdarah, bau mulut, atau lubang kecil pada gigi. Jangan tunggu sampai sakit baru berobat, karena saat itu kerusakan sudah terjadi,” ujar Lia, Kamis (10/9/2026)
Kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari komitmen RSUD Jampangkulon untuk tidak hanya melayani pengobatan, tetapi juga membangun kesadaran pencegahan di masyarakat. Pihak rumah sakit juga mengimbau agar masyarakat rutin merawat kebersihan gigi setiap hari serta melakukan pemeriksaan berkala ke tenaga kesehatan gigi, meskipun belum merasa sakit.
Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat semakin memahami bahwa menjaga kesehatan gigi adalah bagian tak terpisahkan dari menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
(Ah)






