CORETMERAH.COM – Salah satu Tokoh Pajampangan Ade Wily akhirnya angkat bicara terkait beredarnya unggahan di akun TikTok MEDIAGABUNGAN yang menyebut dirinya diduga membekingi aktivitas pertambangan emas di kawasan Tanjakan Keusik, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Ia menegaskan bahwa informasi yang disampaikan dalam video tersebut sama sekali tidak benar dan merugikan nama baiknya.
“Saya merasa tidak pernah membekingi lokasi itu. Yang saya sayangkan, kenapa yang mengaku sebagai wartawan itu tidak menjalankan kode etik jurnalistik, salah satunya mengkonfirmasi kepada saya terlebih dahulu sebelum menayangkan video tersebut,” tegas Ade Wily,Minggu (1/11=2026)
Lebih jauh, Ade Wily mengungkapkan adanya dugaan pemerasan yang dialaminya tak lama setelah konten tersebut beredar. Pihak yang diduga sebagai pembuat konten akun TIK tok MEDIAGABUNGAN yang mengaku sebagai wartawan, diketahui pernah menghubunginya dan meminta sejumlah uang dengan iming-iming video tersebut akan dihapus.
“Dengan adanya unggahan ini, nama baik saya tercemar. Bahkan yang diduga pengunggah yang mengaku wartawan pernah menghubungi saya meminta sejumlah uang dengan alasan video tersebut bisa dihapus. Ini sangat merugikan saya,” ungkapnya.
Karena merasa hak dan nama baiknya dirugikan, Ade Wily menyatakan tidak akan tinggal diam. Ia berencana menempuh jalur hukum dengan membuat laporan resmi ke Polres Sukabumi terkait dugaan pencemaran nama baik dan upaya pemerasan tersebut.
“Saya akan melakukan langkah hukum dan membuat laporan di Polres Sukabumi,” pungkasnya.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya verifikasi fakta sebelum menyebarkan informasi di media sosial, serta pentingnya menjaga etika jurnalistik di ruang publik.
(Ah






