Serangan Konten Manipulatif, AKBP Benny Cahyadi: Sudah Laporkan ke Atasan dan Tempuh Jalur Hukum

- Admin

Senin, 2 November 2026 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

CORETMERAH.COM, Sukabumi – Aksi gerilya sindikat siber pembuat konten fitnah di Kabupaten Sukabumi kian tak pandang bulu. Setelah menyasar aparatur desa dan kelompok penambang di wilayah selatan dengan modus pemerasan uang tebusan, akun anonim di platform TikTok kini berupaya mendiskreditkan pimpinan Korps Bhayangkara setempat.

Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menjadi target serangan konten disinformasi tersebut. Padahal, perwira menengah kepolisian ini baru sekitar tiga bulan memimpin Polres Sukabumi usai menggantikan AKBP Samian.

Narasi liar yang disebarkan komplotan siber tak beridentitas itu mencoba memelintir agenda kedinasan maupun momen keluarga kepolisian, mulai dari isu ajudan pribadi Bhayangkari hingga mempersoalkan anggaran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat pesisir.

Menghadapi serangan digital tersebut, AKBP Benny Cahyadi memilih bersikap terbuka dan tegas. Ia menyatakan kesiapan penuh untuk diaudit maupun diperiksa oleh pihak berwenang.

Baca Juga :  Keluhan Denda dan Tunggakan BPJS Mendominasi Reses Hamzah Gurnita di Cisolok

“Sebagai bentuk integritas dan pertanggungjawaban saya, saya siap diperiksa secara transparan dan terbuka. Secara transparan dan teliti, dan siap diaudit. Saya siap bertanggung jawab apabila ada penyalahgunaan kewenangan di internal maupun eksternal,” tegas Benny, Senin (2/11/2026).

Benny memastikan materi yang digulirkan akun anonim tersebut murni kabar bohong yang dirancang untuk mendelegitimasi institusi kepolisian. Pihaknya telah berkoordinasi dengan komando atas dan menempuh jalur hukum resmi.

“Terkait informasi tersebut kami sudah melaporkan kepada pimpinan, dan kami pastikan informasi itu tidak benar. Langkah upaya yang kami lakukan, kami akan melaporkan terkait adanya pemberitaan hoaks yang tidak sesuai fakta ini demi menjaga institusi Polri dan program Bapak Kapolri, Polisi Bersama Masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Fraksi PPP: Perubahan Tipologi Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Harus Dikaji Matang dan Berbasis Kebutuhan

Guna mematahkan opini sesat yang dibangun pelaku, Benny secara langsung menunjukkan rekaman dokumentasi utuh kepada awak media. Konten anonim yang membekukan potongan gambar Ketua Bhayangkari Cabang Sukabumi bersama seorang Polisi Wanita (Polwan) dan menuduhnya sebagai ajudan pembawa tas, terbukti merupakan disinformasi.

“Secara fakta, kegiatan tersebut murni kegiatan sosial kekeluargaan. Ada salah satu anggota Polwan Polres Sukabumi kondisinya sedang sakit, maka atas inisiatif Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Sukabumi mengajak beberapa Polwan untuk menjenguk. Posisi yang digambarkan seakan-akan Ibu memiliki ajudan, itu tidak benar. Bahkan ada foto yang menggambarkan seakan-akan membawa tas,” papar Benny.

Benny meluruskan, personel yang mendampingi merupakan anggota Polwan Satnarkoba yang diajak bersama rekan-rekannya membawa paket tali asih bagi personel yang terbaring sakit.

Terkait sorotan akun anonim terhadap masifnya pembagian paket sembako bagi dhuafa dan nelayan, Benny membantah keras tudingan adanya penyelewengan dana dinas.

Baca Juga :  Kasus Jasad di Tol Bocimi KM 69 Terungkap, 3 Tersangka Ditangkap di 3 Kota Berbeda

“Bantuan sosial yang kami lakukan murni dari dana swadaya pribadi dan tabungan keluarga kami yang disisihkan sebagai sedekah untuk masyarakat. Kalaupun ada pemberitaan yang menyatakan anggaran tersebut hasil korupsi atau pemotongan anggaran Polres, saya pastikan itu tidak benar dan saya siap untuk diperiksa. Komitmen kami tetap tegak lurus, polisi hadir untuk masyarakat,” pungkasnya.

Serangan konten terhadap Kapolres ini memiliki benang merah kuat dengan laporan Paguyuban Kades Pajampangan dan perwakilan masyarakat penambang ke Mapolres Sukabumi. Para korban sebelumnya membongkar modus serupa di mana akun anonim memproduksi konten tuduhan palsu, lalu menuntut uang tebusan penghapusan video dengan mencantumkan nomor rekening perbankan tertentu.

(AH)

Berita Terkait

Bupati Sukabumi Hadiri HUT ke-64 PWRI, Dorong Sinergi Program dan Kontribusi Sosial bagi Masyarakat
Pemkab Sukabumi Siapkan 200 Personel Satlinmas Ikuti Apel Akbar Tingkat Provinsi di Cirebon
Bupati Asep Japar Dorong IPeKB Sukabumi Jadi Organisasi Terdepan Pembangunan Keluarga
Teror Medsos: Kades Mekarsakti dan Penambang Rakyat Lapor Pemerasan ke Polres Sukabumi
Hadiri Haul KH. Hasan Ali Tamimi, Wabup Andreas Tegaskan Peran Strategis Ulama dan Pesantren
BUMDes Tenjoayu Sukses Mandiri Panen Melon Premium, Wabup Dorong Jadi Ikon Agrowisata Cicurug
Dituduh Membekingi Tambang Emas Simpenan, Ade Wily Bantah dan Ungkap Diminta Uang untuk Hapus Video
Bantuan Rp20 Juta per Unit, Rutilahu dr. Ribka Tjiptaning Tembus 1.000 Rumah di Kabupaten Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 07:16 WIB

Bupati Sukabumi Hadiri HUT ke-64 PWRI, Dorong Sinergi Program dan Kontribusi Sosial bagi Masyarakat

Selasa, 3 November 2026 - 01:49 WIB

Pemkab Sukabumi Siapkan 200 Personel Satlinmas Ikuti Apel Akbar Tingkat Provinsi di Cirebon

Selasa, 3 November 2026 - 01:24 WIB

Bupati Asep Japar Dorong IPeKB Sukabumi Jadi Organisasi Terdepan Pembangunan Keluarga

Senin, 2 November 2026 - 07:57 WIB

Serangan Konten Manipulatif, AKBP Benny Cahyadi: Sudah Laporkan ke Atasan dan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 2 November 2026 - 06:59 WIB

Teror Medsos: Kades Mekarsakti dan Penambang Rakyat Lapor Pemerasan ke Polres Sukabumi

Berita Terbaru