Diduga Tersengat Listrik Tegangan Tinggi, Pekerja Proyek TK di Purabaya Meninggal Dunia

- Admin

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Coretmerah.com – Sebuah kecelakaan kerja yang merenggut nyawa terjadi di lokasi pembangunan TK PGRI Melati, Kampung Caringin RT 04/03, Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/7/2026). Seorang pekerja bernama Kusniawan (43), warga Desa Tonjong, Kecamatan Palabuhanratu, meninggal dunia diduga akibat tersengat arus listrik tegangan tinggi.

Peristiwa berlangsung sekitar pukul 09.30 WIB saat korban sedang mengangkat besi reng baja ringan sepanjang sekitar enam meter menuju atap bangunan. Diduga ujung besi menyentuh kabel listrik tegangan tinggi yang membentang di dekat lokasi, membuat korban kehilangan keseimbangan dan jatuh dari ketinggian sekitar empat meter.

Baca Juga :  Wabup Sukabumi Hadiri Peresmian Ribuan Jembatan dan Sarana Air Bersih Bersama Presiden Prabowo

Rekan kerja dan warga segera memberikan pertolongan pertama dan membawa korban ke Puskesmas Purabaya, namun tim medis menyatakan nyawa korban tidak tertolong. Pemeriksaan menunjukkan adanya luka bakar di kedua tangan akibat sengatan listrik, luka robek, serta dugaan patah tulang di bagian kepala belakang.

Baca Juga :  Kenal Pamit Kapolres Sukabumi, Bupati Asep Japar: Sinergitas Kunci Keamanan dan Kemajuan Daerah

Kapolsek Purabaya Iptu Ruskan Hermawan, SH, mengungkapkan pihaknya segera turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan, mengumpulkan keterangan saksi, dan mengamankan barang bukti. “Dugaan sementara korban tersengat listrik saat besi yang dibawanya menyentuh kabel PLN, lalu terjatuh. Jarak bangunan dengan jaringan listrik diperkirakan sekitar 2,5 meter,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketua Umum KOWASI Yudi Suyudi: Raker Momentum Satukan Visi Menuju Organisasi Lebih Profesional

Pihak kepolisian mengingatkan seluruh pengelola proyek konstruksi untuk senantiasa mengutamakan standar keselamatan kerja, terutama saat bekerja di dekat jaringan listrik bertegangan tinggi guna mencegah musibah serupa terulang.

Jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya di Desa Tonjong. Istri korban dilaporkan masih mengalami trauma berat, sementara proses penyelidikan terus berjalan secara aman dan kondusif.

(Ah)

Berita Terkait

Resmikan Penguatan GI 150 kV Jampang Kulon, Wabup Sukabumi: Jaga Keandalan Pasokan Energi
HUT ke-81 RI: Ratusan Pegawai Setda Sukabumi Ikut Lomba Tradisional di Halaman Kantor
Jembatan Leuwidinding Jampang Tengah Akan Dibangun, Pemkab Sukabumi Siapkan Dukungan Penuh
Siaga Bencana, BPBD Sukabumi Uji Coba Sistem Peringatan Dini Tsunami di 6 Titik Wilayah
Wabup Sukabumi Apresiasi Sapa Isu Daerah PMII, Dorong Pembangunan Merata dan Berkeadilan
Kebakaran Lahan Gunung Jayanti Palabuhanratu, Disdamkarmat Hadapi Medan Sulit
Ratusan Warga Padati Lapangan Cangehgar, Senam Bersama KORMI Sukabumi Semarakkan HJKS ke-15
Rapat Dinas: Bupati Asep Japar Genjot PAD & Fokus HJKS pada Pelayanan Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Resmikan Penguatan GI 150 kV Jampang Kulon, Wabup Sukabumi: Jaga Keandalan Pasokan Energi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:38 WIB

HUT ke-81 RI: Ratusan Pegawai Setda Sukabumi Ikut Lomba Tradisional di Halaman Kantor

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:12 WIB

Siaga Bencana, BPBD Sukabumi Uji Coba Sistem Peringatan Dini Tsunami di 6 Titik Wilayah

Senin, 24 Agustus 2026 - 03:06 WIB

Wabup Sukabumi Apresiasi Sapa Isu Daerah PMII, Dorong Pembangunan Merata dan Berkeadilan

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:50 WIB

Kebakaran Lahan Gunung Jayanti Palabuhanratu, Disdamkarmat Hadapi Medan Sulit

Berita Terbaru