Diduga Korban TPPO, PMI Asal Sukabumi Terlantar di Dubai, Suami Minta Bantuan Pemerintah

- Admin

Rabu, 15 Juli 2026 - 02:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Coretmerah.com  – Nasib memilukan dialami Yulianti, warga Kampung Gandasoli, Desa Cipurut, Kecamatan Cireunghas. Kabupaten Sukabumi,Rabu (15/7/2026). Pekerja Migran Indonesia (PMI) ini kini terlantar di Dubai dan diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), setelah diberangkatkan secara tidak prosedural hingga mengalami kecelakaan kerja.

Suami korban, Firman Saputra, menceritakan istrinya semula berharap bisa membantu perekonomian keluarga. Namun belakangan diketahui keberangkatan Yulianti tidak melalui jalur resmi PMI, melainkan menggunakan paspor dengan alasan kunjungan keluarga. Sesampainya di sana, ia justru dipekerjakan sebagai asisten rumah tangga dan beberapa kali dipindah ke majikan berbeda tanpa kejelasan aturan.

Baca Juga :  Desa Wisata Tegallega Disiapkan Jadi Magnet Baru Pariwisata Sukabumi Selatan

Kini Yulianti mengalami cedera kaki akibat kecelakaan kerja sehingga tidak mampu bekerja. Alih-alih dipulangkan, pihak agen di Dubai membebankan biaya tiket, meminta pekerja pengganti, hingga tuntutan ganti rugi yang tidak mampu dipenuhi keluarga.

“Kami tidak sanggup memenuhi itu. Harapan kami hanya satu, istri bisa pulang selamat dan mendapatkan perlindungan negara,” ujar Firman.

Baca Juga :  Tabrak Tronton Tangki di Simpenan, Pengendara Yamaha Vixion Tewas di Lokasi

Perwakilan Yayasan RUSAIDA, Yuyu Marliah, menegaskan hasil pendampingan menunjukkan indikasi kuat pelanggaran UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO. Penggunaan dokumen kunjungan untuk tujuan bekerja, pemindahan majikan tanpa prosedur, serta pembebanan syarat memberatkan pasca kecelakaan merupakan bukti kuat adanya perbuatan melawan hukum.

“Korban berhak perlindungan dan pemulangan tanpa syarat yang memberatkan. Apalagi penempatannya sudah sejak awal tidak sah,” tegas Yuyu.

Baca Juga :  Bayar Tepat Waktu Tapi Masuk Blacklist, Nasabah FIF di Ciemas Gugat & Laporkan ke Polisi

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) serta Perwakilan RI di Uni Emirat Arab guna mempercepat proses pemulangan. Yayasan juga mendesak aparat menelusuri pihak-pihak yang terlibat dalam penempatan ilegal tersebut agar tidak terulang pada orang lain.

Hingga berita ini diturunkan, Yulianti masih berada di Dubai menunggu kepastian. Keluarga terus berharap pemerintah segera bertindak nyata memulangkan warganya.

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Landa Cicurug, Wabup Andreas Pantau Langsung Kerusakan dan Imbau Kesiapsiagaan
Pelantikan 27 Ketua TP PKK Kecamatan Sukabumi, Bupati: Perkuat Koordinasi dan Peka Masalah Masyarakat
Bupati Cup 2026 Session III: 71 Sekolah Bertanding, Wabup Andreas Tekankan Sportivitas
Hari Tani Nasional 2026: DPC SPI Sukabumi Apresiasi Peran Pemkab, Sekda Buka Dialog Reforma Agraria
Diduga As Roda Rusak, Truk Muatan Tepung Tapioka Terguling di Tanjakan Baed,Warungkiara
Hari Jadi ke-36 Perumda AMTJM, Bupati Minta Layanan Air Lebih Cepat & Mudah Diakses Warga
Rapat Dinas, Bupati Sukabumi Instruksikan Peningkatan Pelayanan Masyarakat di Seluruh Sektor
Gebyar Prasiaga TK IGTKI Ciemas 2026 di Pantai Geopark Ciletuh, 264 Peserta Latih Karakter Kepemimpinan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Cuaca Ekstrem Landa Cicurug, Wabup Andreas Pantau Langsung Kerusakan dan Imbau Kesiapsiagaan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Pelantikan 27 Ketua TP PKK Kecamatan Sukabumi, Bupati: Perkuat Koordinasi dan Peka Masalah Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 05:33 WIB

Bupati Cup 2026 Session III: 71 Sekolah Bertanding, Wabup Andreas Tekankan Sportivitas

Minggu, 27 September 2026 - 06:11 WIB

Hari Tani Nasional 2026: DPC SPI Sukabumi Apresiasi Peran Pemkab, Sekda Buka Dialog Reforma Agraria

Jumat, 25 September 2026 - 12:29 WIB

Diduga As Roda Rusak, Truk Muatan Tepung Tapioka Terguling di Tanjakan Baed,Warungkiara

Berita Terbaru