Syukuran Nelayan Ciwaru ke-69 Diwarnai Pelepasliaran Tukik dan Benih Ikan Hias

- Admin

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Coretmerah.com – Rangkaian Syukuran Nelayan Ciwaru ke-69 bukan hanya soal tradisi dan perayaan, melainkan juga diisi aksi nyata pelestarian lingkungan. Ratusan benih ikan hias serta tukik (anak penyu) dilepasliarkan di perairan Pulau Kunti, kawasan Geopark Ciletuh, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sukabumi, Anggota DPR RI, jajaran Dinas Pariwisata, unsur Forkopimda, para nelayan, serta masyarakat pesisir setempat. Pelepasliaran ini menjadi bukti komitmen menjaga kelestarian ekosistem laut sekaligus melestarikan tradisi yang diwariskan turun-temurun.

Baca Juga :  Wabup Andreas Dampingi Wamen BKKBN Tinjau Penanganan Stunting di Desa Gede Pangrango Kadudampit

Ketua HNSI Ciwaru sekaligus Anggota DPRD Sukabumi H. Ujang Abdurohim Rochmi menjelaskan, kegiatan tabur benih merupakan simbol rasa syukur sekaligus wujud kepedulian nelayan terhadap sumber daya alam yang menjadi mata pencaharian mereka.

Baca Juga :  Warga Cimarinjung Desa Ciemas Gelar Pesta Rakyat, Pentas Jaipong & DJ Sambut Kemerdekaan

“Kami melaksanakan ini di Pantai Palangpang, Muara Ciletuh. Ini bentuk nyata kecintaan kami terhadap alam di Geopark Ciletuh,” ujarnya.

Ia menambahkan tradisi ini terus dipertahankan karena selain menjaga keseimbangan alam, juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat makin peduli lingkungan. Terutama penyu yang merupakan satwa dilindungi, sehingga habitatnya wajib dijaga bersama.

Baca Juga :  FOKWISRI Hadir di Pantai Palangpang, Wadah Resmi Pengelola Jasa Perahu Wisata Bahari

“Harapan kami, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tapi menumbuhkan kesadaran kolektif: menjaga laut berarti menjaga sumber kehidupan kita,” tegas Ujang.

Melalui momen ini, Syukuran Nelayan Ciwaru ke-69 ingin menunjukkan bahwa tradisi budaya dan upaya pelestarian alam dapat berjalan beriringan, demi menjaga kekayaan hayati Ciletuh tetap lestari bagi generasi mendatang.

(Ah)

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Landa Cicurug, Wabup Andreas Pantau Langsung Kerusakan dan Imbau Kesiapsiagaan
Pelantikan 27 Ketua TP PKK Kecamatan Sukabumi, Bupati: Perkuat Koordinasi dan Peka Masalah Masyarakat
Bupati Cup 2026 Session III: 71 Sekolah Bertanding, Wabup Andreas Tekankan Sportivitas
Hari Tani Nasional 2026: DPC SPI Sukabumi Apresiasi Peran Pemkab, Sekda Buka Dialog Reforma Agraria
Diduga As Roda Rusak, Truk Muatan Tepung Tapioka Terguling di Tanjakan Baed,Warungkiara
Hari Jadi ke-36 Perumda AMTJM, Bupati Minta Layanan Air Lebih Cepat & Mudah Diakses Warga
Rapat Dinas, Bupati Sukabumi Instruksikan Peningkatan Pelayanan Masyarakat di Seluruh Sektor
Gebyar Prasiaga TK IGTKI Ciemas 2026 di Pantai Geopark Ciletuh, 264 Peserta Latih Karakter Kepemimpinan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Cuaca Ekstrem Landa Cicurug, Wabup Andreas Pantau Langsung Kerusakan dan Imbau Kesiapsiagaan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Pelantikan 27 Ketua TP PKK Kecamatan Sukabumi, Bupati: Perkuat Koordinasi dan Peka Masalah Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 05:33 WIB

Bupati Cup 2026 Session III: 71 Sekolah Bertanding, Wabup Andreas Tekankan Sportivitas

Minggu, 27 September 2026 - 06:11 WIB

Hari Tani Nasional 2026: DPC SPI Sukabumi Apresiasi Peran Pemkab, Sekda Buka Dialog Reforma Agraria

Jumat, 25 September 2026 - 12:29 WIB

Diduga As Roda Rusak, Truk Muatan Tepung Tapioka Terguling di Tanjakan Baed,Warungkiara

Berita Terbaru