Kuliner Khas Sukabumi: Pepes Kang Apon, Racikan Bumbu Lengkap Penuh Cita Rasa Sunda

- Admin

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sukabumi – Di tengah menjamurnya kuliner kekinian, cita rasa masakan tradisional Sunda tetap memiliki tempat tersendiri. Salah satu buktinya hadir lewat olahan khas milik Kang Apon, yakni Pepes Ikan Impun dan Pepes Sidat atau yang akrab disebut warga sebagai Pepes Lubang. Hidangan sederhana ini menyimpan kekayaan rasa dan aroma khas dapur Sunda yang sulit ditemukan di tempat lain.

Bagi Kang Apon, membuat pepes bukan sekadar mengolah bahan makanan, melainkan meracik cerita, tradisi, dan kerinduan akan cita rasa kampung halaman. Rahasia kelezatannya terletak pada penggunaan tak kurang dari 12 jenis rempah dan bumbu pilihan, mulai dari serai, daun salam, kemiri, bawang merah, bawang putih, hingga daun suraung dan bumbu pelengkap lainnya.

Baca Juga :  Musran Kwaran Jampangkulon: Momentum Kebangkitan Pramuka, Bahas HUT ke-65 dan Lantik Ketua Baru

“Pepes itu bukan sekadar ikan dan bumbu. Di dalamnya terselip jiwa rasa Sunda. Aroma daun pembungkus dan rempahnya membawa kenangan masa kecil yang tak mudah diucapkan, tapi langsung terasa begitu suapan pertama masuk mulut,” ujar Kang Apon, Sabtu (15/8/2026).

Baca Juga :  Paripurna: Pemkab Sukabumi Sampaikan Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD 2026

Pepes impun menawarkan rasa gurih dengan aroma rempah yang kuat dan meresap sempurna. Sementara pepes sidat menghadirkan sensasi tekstur daging yang khas berpadu dengan bumbu yang meresap hingga ke serat terdalam. Semuanya diolah dengan cara tradisional: dibungkus daun pisang dan dimasak perlahan hingga seluruh aroma menyatu sempurna.

Ia tak mengandalkan tampilan mewah atau tempat restoran yang megah. Cukup bahan ikan segar, bumbu lengkap, dan kesabaran meracik dengan hati.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD, Pemkab Sukabumi Sepakati Pentingnya Penyesuaian Regulasi Ketenagakerjaan Daerah

“Saya ingin yang makan tak sekadar bilang enak, tapi benar-benar merasakan kehangatan masakan Sunda yang sederhana namun memikat hati dan lidah,” tambahnya.

Begitu bungkusan dibuka, aroma serai dan rempah langsung menguar kuat layaknya sapaan hangat dari dapur leluhur. Pepes Kang Apon bukan sekadar hidangan lezat, melainkan upaya merawat identitas kuliner daerah. Sekali dicicipi, rasa gurih dan rempahnya membuat siapa saja tak kuasa menahan diri untuk tak meminta nambah lagi.

(NA)

Berita Terkait

Hari Kedua Pencarian Dua Wisatawan Hilang di Pantai Cibuaya, Disisir dari Darat, Laut, dan Udara
Kemnaker Buka TMT ABT Batch 2: Tingkatkan Keterampilan, Luaskan Lapangan Kerja
Kemarau Belum Usai, Polres Sukabumi Salurkan Air Bersih Hingga Malam ke Desa Mekarsari Ciracap
Dukung Program KB, Bupati Sukabumi Tinjau Langsung Pelayanan MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi
Dari Hasil Laut Hingga Tumpeng, Inilah Makna 5 Simbol Kirab Jampana DPC Ciemas
Terseret Ombak Besar di Pantai Cibuaya, 3 Wisatawan Selamat, 2 Masih Belum Ditemukan
IKPMA Cup 2026 Resmi Dibuka, Wabup Sukabumi: Jangan Lupa Jasa Para Guru
Dugaan Gantung Diri di Tegalbuleud, Warga Nangela Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Hari Kedua Pencarian Dua Wisatawan Hilang di Pantai Cibuaya, Disisir dari Darat, Laut, dan Udara

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:40 WIB

Kemnaker Buka TMT ABT Batch 2: Tingkatkan Keterampilan, Luaskan Lapangan Kerja

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:06 WIB

Kemarau Belum Usai, Polres Sukabumi Salurkan Air Bersih Hingga Malam ke Desa Mekarsari Ciracap

Minggu, 11 Oktober 2026 - 05:06 WIB

Dukung Program KB, Bupati Sukabumi Tinjau Langsung Pelayanan MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Terseret Ombak Besar di Pantai Cibuaya, 3 Wisatawan Selamat, 2 Masih Belum Ditemukan

Berita Terbaru