Gempa M 5,9 Kepulauan Seribu Tidak Berpotensi Tsunami, Guncangan Terasa Hingga Sukabumi

- Admin

Sabtu, 12 September 2026 - 00:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Coretmerah.con – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan terjadinya gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo M 5,9 yang mengguncang wilayah Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, Sabtu (12/9/2026) pukul 04.23.55 WIB. Gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan analisis BMKG, episenter gempa terletak pada koordinat 5,81° Lintang Selatan dan 106,56° Bujur Timur, atau sekitar 6 km Tenggara Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, dengan kedalaman 376 kilometer. Lokasi dan kedalaman tersebut menandakan gempa terjadi akibat aktivitas intraslab di kedalaman yang dalam, dengan mekanisme pergerakan geser.

Baca Juga :  Peringatan HJKS ke-156, Kecamatan Ciemas Gelar Senam Bersama, Jalan Santai, Santunan & Doorprize

Guncangan gempa dirasakan luas di berbagai wilayah Jawa dan sekitarnya dengan tingkat intensitas yang bervariasi:

– IV MMI — dirasakan di Pandeglang, Lebak, Serang, Sukabumi, Cianjur, dan Tanggamus;
​
– III MMI — dirasakan di Tangerang, Tanjung Priok, Nagrak, Kalapanunggal, dan Cilacap;
​
– II–III MMI — dirasakan di Rancaekek, Lembang, Garut, Bandung, Yogyakarta, hingga Bengkulu;
​
– II MMI — dirasakan di wilayah Lemong, Semaka, dan Bengkunat.

Baca Juga :  17 Tahun Berdiri, PT Baros dan Pasir Kantjana Kini Hadapi Klaim Sepihak serta Gangguan Pencurian Hasil Panen

Hingga pukul 05.00 WIB, pemantauan BMKG belum mencatat adanya gempa susulan. Meski demikian, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Baca Juga :  Dukung Pendidikan dan Budaya, KKM STKIP Bina Mutiara Sukabumi Laksanakan Tiga Program Unggulan

“Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak jelas sumbernya. Hindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa,” bunyi himbauan resmi BMKG.

Pastikan informasi gempa bumi dan tsunami hanya bersumber dari kanal resmi BMKG: situs bmkg.go.id, akun media sosial @infoBMKG, serta aplikasi seluler InfoBMKG.

(Ah)

Berita Terkait

Hari Kedua Pencarian Dua Wisatawan Hilang di Pantai Cibuaya, Disisir dari Darat, Laut, dan Udara
Kemnaker Buka TMT ABT Batch 2: Tingkatkan Keterampilan, Luaskan Lapangan Kerja
Kemarau Belum Usai, Polres Sukabumi Salurkan Air Bersih Hingga Malam ke Desa Mekarsari Ciracap
Dukung Program KB, Bupati Sukabumi Tinjau Langsung Pelayanan MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi
Dari Hasil Laut Hingga Tumpeng, Inilah Makna 5 Simbol Kirab Jampana DPC Ciemas
Terseret Ombak Besar di Pantai Cibuaya, 3 Wisatawan Selamat, 2 Masih Belum Ditemukan
IKPMA Cup 2026 Resmi Dibuka, Wabup Sukabumi: Jangan Lupa Jasa Para Guru
Dugaan Gantung Diri di Tegalbuleud, Warga Nangela Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Hari Kedua Pencarian Dua Wisatawan Hilang di Pantai Cibuaya, Disisir dari Darat, Laut, dan Udara

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:40 WIB

Kemnaker Buka TMT ABT Batch 2: Tingkatkan Keterampilan, Luaskan Lapangan Kerja

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:06 WIB

Kemarau Belum Usai, Polres Sukabumi Salurkan Air Bersih Hingga Malam ke Desa Mekarsari Ciracap

Minggu, 11 Oktober 2026 - 05:06 WIB

Dukung Program KB, Bupati Sukabumi Tinjau Langsung Pelayanan MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Terseret Ombak Besar di Pantai Cibuaya, 3 Wisatawan Selamat, 2 Masih Belum Ditemukan

Berita Terbaru