Terapkan Pertanian Modern, Sekolah Lapang PM-AAS Akan Tersebar di 47 Kecamatan Kabupaten Sukabumi

- Admin

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

CORETMERAH.COM, Cisaat – Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, secara resmi meluncurkan Sekolah Lapang Penerapan Tanam Padi Pertanian Modern–Advance Agriculture System (PM-AAS) di Kampung Cijambe Girang, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, pada Jumat (30/10/2026). Langkah ini sejalan dengan visi Kabupaten Sukabumi untuk mengembangkan sektor agro industri yang beririsan langsung dengan kemajuan pertanian daerah.

Dalam sambutannya, Wabup Andreas menegaskan bahwa petani harus senantiasa diarahkan menuju kesejahteraan, sehingga profesi petani semakin diminati dan dihargai di tengah masyarakat.

“Petani harus dibuat senang dan sejahtera. Sehingga banyak yang mau menjadi petani,” ujarnya.

Baca Juga :  Ngalongok Dulur di Lembur: Bupati Sukabumi Keliling Berikan Bakti Sosial & Pelayanan Publik HJKS ke-156

Metode PM-AAS dipilih karena terbukti mampu meningkatkan hasil panen secara signifikan. Target produktivitas yang ditetapkan adalah 10 ton per hektare, bahkan di beberapa wilayah seperti Palabuhanratu dan Waluran, hasilnya telah tercatat mencapai 11,2 ton per hektare.

“Kalau dilihat dari hasilnya, petani bisa lebih sejahtera,” tambahnya.

Wabup juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia atas inovasi dan dukungan yang diberikan. Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkomitmen mendukung penuh penerapan teknologi pertanian ini, sekaligus mendorong dinas terkait untuk memastikan ketersediaan pupuk, benih, dan kebutuhan lainnya bagi para petani.

Baca Juga :  Pelantikan FSKS Sukabumi 2026, Sekda Tekankan Kejar Target ODF 80 Persen

“Ketika ada kesulitan di para petani, harus segera diselesaikan. Kami sangat berterima kasih kepada petani yang masih semangat bertani,” ungkapnya.

Nani Suwarni, Ketua Kelompok Substansi Pendaftaran dan Pelepasan Varietas Tanaman di Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), menjelaskan bahwa sekolah lapang ini akan dilaksanakan secara bertahap di 47 kecamatan di Kabupaten Sukabumi, dengan pembelajaran perdana dimulai minggu depan.

“Target produktivitas penerapan tanam padi PM-AAS ini 10 ton/hektare, namun hasil panen di Kecamatan Palabuhanratu dan Waluran tembus 11,2 ton/hektare. Makanya, metode ini akan diterapkan di Sukabumi,” bebernya.

Baca Juga :  Akibat Rem Blong, Motor Honda Beat Terperosok ke Jurang 7 Meter di Ciemas Sukabumi

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, H. Aep Majmudin, menambahkan bahwa sekolah lapang ini dirancang sebagai metode pembelajaran bersama, di mana petani saling berbagi praktik terbaik agar hasil produksi padi di Kabupaten Sukabumi secara konsisten dapat bertahan di atas 10 ton per hektare.

“Launching ini memberikan semangat untuk semuanya. Pola ini dilakukan supaya bisa bertahan hasil produksi di atas 10 ton/hektare,” pungkasnya.

(AH)

Berita Terkait

Kendala Kualitas Air, Satgas TMMD ke-130 Tetap Berjuang Wujudkan Sarana Air Bersih di Sukasirna
Sistem Pertanian Cabai Terpadu Sukabumi Berjalan Baik, Wabup: Petani Harus Melek Bisnis
Polres Sukabumi Musnahkan 11.756 Botol Miras dan Puluhan Ribu Obat Terlarang
Antisipasi Musim Hujan, Bupati Sukabumi Pimpin Apel Siaga Bencana: Sigap dan Peduli Warga Terdampak
KNMP Ciwaru Senilai Rp14,34 Miliar Dikritik Menteri, Kontraktor Diminta Perbaiki Kualitas Pekerjaan
Perkuat Ketahanan Pangan & Kendalikan Inflasi, BI Jabar Serahkan Hibah Kendaraan ke Pemkab Sukabumi
KNMP Ciwaru Jadi Percontohan, KKP Siapkan Solusi Pembiayaan Koperasi dan BBM Nelayan
Bupati Asep Japar Sambut Hangat Menteri KKP di KNMP Ciwaru: Potensi Kelautan Sukabumi Sangat Besar

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 07:08 WIB

Kendala Kualitas Air, Satgas TMMD ke-130 Tetap Berjuang Wujudkan Sarana Air Bersih di Sukasirna

Kamis, 5 November 2026 - 06:51 WIB

Sistem Pertanian Cabai Terpadu Sukabumi Berjalan Baik, Wabup: Petani Harus Melek Bisnis

Kamis, 5 November 2026 - 06:31 WIB

Polres Sukabumi Musnahkan 11.756 Botol Miras dan Puluhan Ribu Obat Terlarang

Kamis, 5 November 2026 - 06:17 WIB

Antisipasi Musim Hujan, Bupati Sukabumi Pimpin Apel Siaga Bencana: Sigap dan Peduli Warga Terdampak

Kamis, 5 November 2026 - 04:03 WIB

KNMP Ciwaru Senilai Rp14,34 Miliar Dikritik Menteri, Kontraktor Diminta Perbaiki Kualitas Pekerjaan

Berita Terbaru