CORETMERAH.COM, Ciemas – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyambut hangat kedatangan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, di Acara Puncak Bulan Bakti sekaligus peringatan HUT ke-27 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (4/11/2026).
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri langsung oleh Menteri, jajaran Eselon I, anggota Komisi IV DPR RI drh. H. Slamet, serta unsur Forkopimda Kabupaten Sukabumi.
Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, M.M., menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaan atas kehadiran jajaran pemerintah pusat di wilayah pesisir Sukabumi.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sukabumi, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menteri Kelautan dan Perikanan RI dalam acara Puncak Bulan Bakti dalam rangka HUT ke-27 Kementerian Kelautan dan Perikanan RI,” ujar Bupati Asep Japar.
Kehadiran Menteri dinilai bukan sekadar kunjungan kerja, melainkan bukti nyata bahwa negara benar-benar hadir di tengah masyarakat pesisir.
“Kehadiran Bapak merupakan suatu kehormatan, serta bukti nyata bahwa negara hadir dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat nelayan. Sekaligus kami mengucapkan selamat HUT ke-27 KKP RI,” tambahnya.
Bupati juga menegaskan bahwa sektor kelautan dan perikanan bukan sekadar mata pencaharian, melainkan tulang punggung perekonomian masyarakat Sukabumi.
“Kabupaten Sukabumi memiliki potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang sangat besar, yang menjadi sumber kehidupan masyarakat, sekaligus memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tegasnya.
Kegiatan puncak Bulan Bakti ini juga ditandai dengan penyerahan paket bantuan langsung yang diterima oleh masyarakat pesisir, meliputi: sembako melaut, asuransi nelayan, benih ikan nila dan ikan lokal, sarana pengolahan dan pemasaran ikan berupa coolbox, chest freezer, mesin pencetak bakso, sertifikat mutu, sertifikat kecakapan nelayan, sarana pengawasan, serta bibit mangrove.
Menteri Trenggono: Kampung Nelayan Merah Putih, Wujud Nyata KKP Hadir untuk Nelayan
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menyampaikan bahwa kegiatan Puncak Bulan Bakti KKP tahun 2026 dilaksanakan secara serentak di berbagai lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di seluruh Indonesia.
“Puncak Bulan Bakti KKP kita selenggarakan di Kampung Nelayan Merah Putih sebagai wujud nyata pengabdian untuk hadir lebih dekat, mendengar kebutuhan, dan meningkatkan kesejahteraan nelayan, sekaligus menandai 27 tahun pengabdian KKP kepada masyarakat,” ujarnya.
Menteri juga langsung menindaklanjuti aspirasi warga dari Ujung Genteng yang memohon pembangunan pemecah gelombang untuk melindungi pemukiman dari hempasan ombak besar.
“Tadi saya mendengar keluhan dari Pak Sri di Ujung Genteng, minta dibuatkan pemecah gelombang. Saya sudah minta kepada Sekjen untuk diproses. Semoga anggaran tahun depan bisa ditingkatkan agar kebutuhan nelayan semakin terpenuhi,” jelasnya.
Lebih jauh, Menteri menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menekan angka kemiskinan dan mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen, termasuk melalui pemerataan pembangunan di sektor kelautan dan perikanan.
“Petani sudah dibangunkan bendungan, irigasi, pabrik pupuk, subsidi pupuk, bibit, dan ada harga dasar. Sementara nelayan selama ini baru mendapat bantuan yang bersifat sporadis. Setelah 80 tahun, baru saat ini pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dimulai. Nama ‘Merah Putih’ sendiri diberikan oleh Presiden, karena beliau ingin desa-desa pesisir juga dibangun dan sejahtera,” tegas Menteri Trenggono.
Program Kampung Nelayan Merah Putih ini merupakan salah satu dari enam program prioritas yang ditugaskan kepada KKP, dengan tujuan memastikan masyarakat pesisir di seluruh Indonesia, termasuk di Sukabumi, semakin sejahtera dan berdaya saing.
(Ah)






