CORETMERAH.COM, Ciemas – Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, secara terbuka menyoroti kualitas pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, saat kunjungan kerja pada Rabu (4/11/2026) dalam rangkaian kegiatan Bulan Bakti KKP 2026.
Menteri langsung menemukan sejumlah ketidaksempurnaan pengerjaan yang dinilai belum memenuhi standar layak fungsi, meskipun pembangunan ini telah dinyatakan selesai sejak Februari 2026 dengan anggaran APBN sebesar Rp14,34 miliar.
Tanpa ragu, Menteri langsung memerintahkan tindakan korektif.
“Tadi saya minta sama Pak Sekjen, kontraktornya dipanggil dan saya minta dikoreksi. Kontraktornya enggak bagus,” tegas Menteri KKP di hadapan jajaran dan warga Ciwaru.
Menteri menegaskan bahwa pembangunan fasilitas untuk masyarakat pesisir tidak boleh sekadar tuntas secara fisik di atas kertas. Kualitas bangunan, kerapian, dan ketahanan fasilitas justru menjadi penentu apakah manfaat program ini akan terasa jangka panjang.
“Saya minta semua dikoreksi dan diperbaiki supaya menjadi indah, jangan belepotan seperti ini. Fasilitas ini dibangun untuk mensejahterakan nelayan, kualitasnya pun harus sejalan dengan tujuan mulia tersebut,” ujarnya.
Pembangunan KNMP Ciwaru yang menelan anggaran APBN sebesar Rp14,34 miliar ini telah dimulai sejak 26 September 2025 dan dinyatakan selesai pada Februari 2026.
Kawasan ini dilengkapi berbagai fasilitas pendukung aktivitas perikanan, antara lain: gerbang kawasan, kios pengecer dan perbekalan nelayan, musala, cold storage (gudang pendingin), tambatan perahu dan shelter pendaratan ikan, bengkel nelayan dan pos jaga, serta sarana sanitasi publik.
Langkah evaluasi dan perbaikan kini telah diperintahkan langsung kepada Sekretaris Jenderal KKP beserta satuan tugas terkait. Diharapkan, seluruh kekurangan segera ditindaklanjuti sehingga KNMP Ciwaru benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat nelayan setempat.
(AH)






