Coretmerah.com, Cibadak – Musibah memilukan menimpa warga Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Seorang perempuan warga setempat meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api Pangrango nomor perjalanan 227a yang melaju dari Sukabumi menuju Bogor Paledang. Peristiwa terjadi di lintasan rel kereta api di Kampung Babakan, RT 005/RW 007, pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 15.20 WIB.
Korban telah diidentifikasi bernama Mimin, lahir di Sukabumi pada 1 Juli 1963, berprofesi sebagai ibu rumah tangga sekaligus pedagang ayam goreng, beralamat di lokasi kejadian. Ia berstatus janda dan sehari-hari tinggal bersama seorang anak.
Kapolsek Cibadak AKP Joko S. Supono menguraikan kronologi peristiwa:
“Bermula saat seorang pengendara sepeda motor melintas di sekitar tempat kejadian dan melihat peristiwa tersebut, lalu segera memberitahukan warga sekitar. Saksi dan warga yang menuju lokasi mendapati korban terbaring tak bernyawa di samping rel kereta api dengan luka pada bagian wajah,” ungkapnya.
Kepala Stasiun Karangtengah Cibadak turut membenarkan kejadian tersebut. Kereta Api Pangrango nomor 227a bergerak dari arah Sukabumi menuju Bogor Paledang. Saat mendekati lintasan, masinis telah berulang kali membunyikan klakson peringatan dari jarak jauh hingga dekat, namun korban tetap menyeberangi rel sehingga kecelakaan tidak terhindarkan.
“Dari keterangan warga dan keluarga, korban diketahui mengalami gangguan pendengaran, yang diduga menjadi salah satu penyebab tidak mendengar bunyi peringatan kereta,” jelas Kapolsek.
Jenazah korban telah dibawa ke RSUD Sekarwangi Cibadak untuk penanganan lebih lanjut dan telah diketahui oleh pihak keluarga. Penanganan kasus ini kini ditangani secara resmi oleh Unit Laka Lantas Polres Sukabumi guna mengungkap sepenuhnya peristiwa tersebut.
(Ah)






