Sukabumi – Warga Kampung Tegalega, Desa Tegalega, Kecamatan Cidolog, digemparkan oleh penemuan jasad seorang pria lansia yang diduga mengakhiri hidupnya di Jembatan Cilubang, Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 05.40 WIB. Korban teridentifikasi sebagai Rusnadi (59 tahun), warga RT 004/002 Desa Tegalega.
Jasad pertama kali ditemukan oleh Rahman (60 tahun), seorang warga yang hendak menyeberangi jembatan—yang menjadi akses penghubung Desa Tegalega dan Desa Mekarsari—untuk berangkat bekerja.
“Saat mau melintas, saya melihat sosok orang tergantung dan langsung kaget. Saya tidak jadi menyeberang dan balik memberitahu warga sekitar,” ungkap Rahman kepada awak media.
Setelah bersama warga memastikan keadaan, kejadian segera dilaporkan ke pengurus RT, Pemerintah Desa Tegalega, dan Polsek Sagaranten.
Sekitar pukul 07.00 WIB, tim gabungan termasuk Camat Cidolog, Unit Reskrim Polsek Sagaranten, Koramil 2211 Sagaranten, Satpol PP, P2BK Cidolog, dan UPTD Puskesmas Cidolog tiba di lokasi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan evakuasi.
Petugas mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain kain sarung berwarna biru motif kotak-kotak, kaos hitam, dan celana dalam yang digunakan korban.
Menantu korban, Rita Yani (32), mengaku baru mengetahui kejadian dari laporan warga dan tidak tahu pasti jam korban keluar rumah.
Ia menyebut korban sudah lama menderita depresi. “Kami menerima peristiwa ini sebagai takdir dan tidak akan menuntut otopsi,” ujar Rita mewakili keluarga.
Keputusan menolak otopsi telah diperkuat dengan surat pernyataan resmi dari pihak keluarga. Proses evakuasi jenazah berjalan lancar dan kondusif sebelum akhirnya diserahkan kepada keluarga untuk dipulasara.






