Buntut Viral dan Tekanan Publik,Oknum Guru ngaji Diduga Cabul di Simpenan Akhirnya diamankan Polisi

- Admin

Minggu, 2 Agustus 2026 - 03:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukabumi –  Tekanan Masyarakat yang terus berkembang menyusul menyebarnya Video pengepungan kediaman seorang guru ngaji akhirnya berujung pada penangkapan. Pria tersebut diduga kuat melakukan tindak pidana pencabulan anak di bawah umur di wilayah ,Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi

Kasus ini mencuat ke permukaan setelah adanya rekaman video puluhan warga mendatangi dan pengepungan rumah terduga pelaku pencabulan yang menyebar luas di berbagai media sosial. Rekaman tersebut menunjukan kemarahan warga untuk segera permasalahan ini di bawa ke pihak kepolisian untuk di tindak tegas.

Baca Juga :  OTT Polres Sukabumi: Dua Orang Diduga Pemerasan Kelompok Tani Ciraden Girang Diamankan

Merespon hal tersebut, Satuan Reserse Kriminal Polres Sukabumi bergerak cepat setelah menerima informasi yang berkembang di masyarakat. Terduga pelaku kemudian diamankan dan dibawa untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Iptu Dudi Suharyana, membenarkan penangkapan tersebut.

“Yang bersangkutan sudah kami amankan dan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan oleh penyidik,” ujar Dudi, Sabtu (1/8/2026).

Penyidik kini mendalami dugaan tindakan asusila yang disebut melibatkan anak-anak yang selama ini mengikuti kegiatan mengaji di tempat pelaku. Jumlah korban masih ditelusuri dan polisi membuka kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor.

Baca Juga :  Rakor Teknis TMMD ke-130: Desa Mekarjaya Ciemas Sukabumi Ditetapkan Sebagai Pusat Kegiatan

Sementara itu, Kepala Desa Cihaur,Asep, mengaku pemerintah desa awalnya tidak menerima laporan resmi dari keluarga korban. Menurutnya, sempat muncul upaya penyelesaian secara kekeluargaan sebelum kasus ini meledak ke ruang publik.

”Tidak ada laporan resmi ke desa pada awalnya. Informasinya memang sempat ada keinginan untuk diselesaikan secara kekeluargaan,” katanya.

Situasi berubah setelah video pengepungan viral dan memicu keresahan warga. Polisi langsung turun ke lokasi, memeriksa saksi-saksi, dan mengumpulkan alat bukti.

Baca Juga :  Tusuk di Perut dan Punggung, Pria di Palabuhanratu Ditangkap Usai Serang Warga Tidur di Toko Pancing

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) juga dilibatkan untuk memberikan pendampingan terhadap anak-anak yang diduga menjadi korban. Kepolisian menegaskan penanganan perkara ini tidak hanya fokus pada pelaku, tetapi juga pada perlindungan korban.

“Perlindungan terhadap anak menjadi prioritas dalam penanganan perkara ini,” tegas Dudi.

Hingga Minggu (2/8/2026), identitas lengkap terduga pelaku belum dipublikasikan karena proses penyidikan masih berlangsung. Polisi juga belum mengungkap pasal yang akan diterapkan.

(Ah)

Berita Terkait

OTT Polres Sukabumi: Dua Orang Diduga Pemerasan Kelompok Tani Ciraden Girang Diamankan
Curanmor Pakai Kunci Letter T Bobol Motor 5 Detik, Polres Sukabumi Tangkap 12 Pelaku dan Sita 60 Motor
Oknum ASN Dishub Diduga Lakukan Pelecehan terhadap 3 Pelajar, Kini Ditahan Polres Sukabumi
Perselisihan Berujung Celurit, Pelajar 17 Tahun di Cibadak Sukabumi Alami Luka Robek 45 Jahitan
Diamankan di Cipelang, Pemuda 21 Tahun Diduga Edarkan Sabu di Sukabumi
Tusuk di Perut dan Punggung, Pria di Palabuhanratu Ditangkap Usai Serang Warga Tidur di Toko Pancing
Dituduh Santet Ayah, Pengasong Ikan Tusuk Warga di Dermaga Palabuhanratu
Jual SIM Palsu Lewat Facebook, Pria di Bojonggenteng Sukabumi Raup Rp70 Juta dan Dibekuk Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 06:29 WIB

OTT Polres Sukabumi: Dua Orang Diduga Pemerasan Kelompok Tani Ciraden Girang Diamankan

Sabtu, 19 September 2026 - 04:40 WIB

Curanmor Pakai Kunci Letter T Bobol Motor 5 Detik, Polres Sukabumi Tangkap 12 Pelaku dan Sita 60 Motor

Sabtu, 19 September 2026 - 03:47 WIB

Oknum ASN Dishub Diduga Lakukan Pelecehan terhadap 3 Pelajar, Kini Ditahan Polres Sukabumi

Jumat, 18 September 2026 - 10:07 WIB

Perselisihan Berujung Celurit, Pelajar 17 Tahun di Cibadak Sukabumi Alami Luka Robek 45 Jahitan

Kamis, 3 September 2026 - 10:55 WIB

Diamankan di Cipelang, Pemuda 21 Tahun Diduga Edarkan Sabu di Sukabumi

Berita Terbaru