Sukabumi – Ketegangan melanda kawasan Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palabuhanratu pada Rabu, (26/8/2026), sekitar pukul 22.30 WIB. Seorang warga bernama Aep, asal Cikembang, menjadi korban penusukan yang diduga dilakukan oleh seorang pengasong ikan yang kerap beraktivitas di area pelabuhan tersebut.
Korban menderita tiga luka tusuk. Satu di bagian yang dinyatakan paling serius, tepat di dada yang tidak tertutup rapat karena ritsleting jaket terbuka. Dua luka lainnya tidak sedalam itu karena tertutup jaket. Korban sempat terkapar di atas perlak tipis yang menjadi alas istirahatnya, namun masih dalam keadaan sadar saat dievakuasi.
Berdasarkan keterangan Alpiansyah Pratama, warga yang berada di lokasi, pelaku sempat memantau korban terlebih dahulu untuk memastikan kondisinya. Sekitar lima menit kemudian, ia kembali membawa senjata tajam dan langsung menusuk korban berkali-kali.
Serangan itu terjadi tanpa adanya perselisihan sebelumnya. Pelaku tiba-tiba menuduh korban telah menyantet ayahnya.
“Korban sama sekali tidak punya masalah dengan pelaku. Memang pelakunya terlihat berperilaku tidak wajar, sering berbicara sendiri saat bekerja,” ungkap Alpiansyah kepada wartawan, Kamis (27/8/2026).
Warga yang menyaksikan langsung kepanikan itu segera membawa korban ke IGD RSUD Palabuhanratu guna mendapatkan penanganan medis secepatnya.
Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Iptu Dudi Suharyana, membenarkan pelaku berhasil diamankan tak lama setelah peristiwa.
“Kondisinya diduga dipengaruhi minuman keras. Masih kami dalami terkait motifnya,” ujarnya.
Penyelidikan masih terus berlangsung guna mengungkap fakta lengkap peristiwa ini.
(Ah)






